7 Hacker Berbahaya di Dunia yang Namanya Ter-Ekspos Media

Indonesia Juga Memiliki Hacker Berbahaya dan ditakuti di Eropa
Indonesia Juga Memiliki Hacker Berbahaya dan ditakuti di Eropa

Nasionalis.ID – Seperti yang sudah kalian ketahui, kalau Hacker itu sejatinya ada 2 tipe. Yang pertama adalah White Hat Hacker, Hacker tipe ini memiliki kemampuan dalam bidang jaringan dan komputer. Namun White Hat Hacker memiliki sifat memperbaiki atau bisa dibilang ilmunya tidak digunakan untuk merusak. Sedangkan tipe kedua adalah Black Hat Hacker, sama-sama memiliki kejeniusan dalam bidang komputer. Namun peretas tipe ini cenderung suka mengacak-acak bahkan merusak suatu sistem, yang menimbulkan kerugian untuk orang lain dan Black Hat Hacker biasa disebut dengan istilah Cracker. Nah di bawah ini ada 7 Hacker serta Cracker yang masuk dalam kategori berbahaya menurut saya.

1. Kevin “The Condor” Mitnick

Hacker Legendaris Kevin Mitnick
Hacker Legendaris Kevin Mitnick

Kevin David Mitnick lahir tanggal 6 Agustus 1963 di Los Angeles, California, dia adalah seorang Hacker komputer paling kontroversial yang menyandang banyak julukan, seperti The Legend Hacker, The Most Wanted Hacker, The Super Hacker dan The World Most Famous Hacker. Banyak sekali aksi hacking yang pernah ia lakukan, bayangkan saja pada usia 15 tahun dia sudah merekayasa sistem Bus transfer, untuk mendapatkan tumpangan gratis. Saat usianya menginjak 17 tahun, The Condor sudah harus merasakan dinginnya sel penjara. Dia dipenjara karena meretas jaringan komputer COSMOS (Computer System Mainstrem Operation) milik perusahaan telepon Pasific Bell di Los Angeles.

Setelah bebas dari penjara, pada tahu 1983 Mitnick kembali berulah dan terpaksa harus kembali masuk ke sell penjara. Kali ini melalui terminal kampus USC, dia berhasil meretas sistem keamanan PENTAGON menggunakan ARPANet. 2 kali dipenjara tak membuat The Condor jera, tahun 1987  Mitnick menerobos sistem perusahaan software yang bergerak di sistem operasi unix, yakni Santa Cruz Organization. Pengacara Mitnick bisa meringankan dakwaan terhadapanya, yang awalnya tindak kejahatan menjadi tindakan kurang baik, sehingga ia hanya dihukum 3 Tahun percobaan. Hal itu pun belum bisa membuat Mitick jera, dia kembali melakukan cybercrime namun kali ini ditemani Lenny Cicicco.

Mereka berdua meretas dan melakukan pembajakan software Sistem Operasi VMS milik perusahaan Digital Equipment Corporation (DEC). Kali ini pengacaranya berpendapat kalau Mitnick mengalami kecanduan komputer, yang membuat Mitnick harus kembali mendekam di penjara. Setelah keluar dari penjara Mitnick bekerja di salah satu perusahaan mailing list di Las Vegas, namun kehidupannya kembali terusik karena di curigai FBI telah mengacak-acak sistem perusahaan tersebut. Hal itu membuat Mitnick harus berpindah-pindah tempat, dan menjadi The Most Wanted Hacker oleh FBI. Untuk ini FBI meminta bantuan dari White Hat Hacker bernama Tsutomu Shimomura, yang akhirnya membuat langkah Mitnick harus terhenti. Namun sebelum menghentikan Mitnick, Tsutomu Shimomura sudah lebih dahulu menjadi korban peretasan oleh Mitnick. Setelah aksi pengajaran tersebut, Shimomura membuat sebuah buku yang kemudian diadaptasi menjadi sebuah film berjudul Takedown.

2. Kevin “Dark Dante” Poulsen

Kiri: Adrian Lamo, Kevin Mitnick, Kevin Poulsen
Kiri: Adrian Lamo, Kevin Mitnick, Kevin Poulsen

Pria bernama lengkap Kevin Lee Poulsen ini lahir pada tahun 1965 di Pasadena, California, US. Kevin adalah former Black Ht Hacker Amerika, disiang hari dia bekerja untuk SRI Internasional namun ketika malam hari dia menjadi seorang peretas yang handal. Salah satu kasus heboh yang menyeret nama dia adalah kasus tentang peretasan jaringan telepon. Ketika itu ada sebuah undian berhadiah mobil Porsche 944 S2 dari sebuah stasiun radio di Los Angeles yang bernama KIIS FM, hadiah tersebut akan diberikan bagi penelpon ke 102. Kesempatan tersebut dilihat oleh Kevin, namun Kevin tidak meraih hadiah tersebut dengan peruntungannya. Dia menggunakan cara lain, yaitu dengan meretas semua jaringan telepon, sehingga dia leluasa menjadi penelpon ke 102 dan ia berhasil memenangkan hadiah tersebut.

Setelah kejadian tersebut di ketahui, Kevin sudah lebih dulu menghilang dan menjadi buronan selama 18 bulan. Sehingga membuatnya masuk dalam acara TV populer “Misteri yang Tidak Terpecahkan”, uniknya Hotline TV tersebut mengalami crash saat penayangan episodenya. Dan pada tahun 1991, Kevin berhasil ditangkap, dengan sejumlah tuduhan lain, seperti penyadapan telepon beberapa artis, mengintip hasil penyelidikan FBI, menerobos masuk ke sistem komputer militer, pencucian uang, penipuan komputer dan lainnya. Ketika menjadi tahanan Kevin membantu memecahkan 180 kasus cyber crime dan bahkan mampu menangkap seorang predator seksual di MySpace.

3. George Hotz (Geohot)

Hacker Muda Berbakat, George Hotz
Hacker Muda Berbakat, George Hotz

George Francis Hotz lahir pada 2 oktober 1989 di Glen Rock, New Jersey, USA, dengan nama panggilan “Geohot”. Dia adalah Hacker berbakat yang berhasil meretas iPhone dan juga Sony PlayStation disaat usianya masih muda. Pada usia 17 Tahun, Geohot berhasil merubah command baseband processor yang membatasi koneksi iPhone hanya dengan opsel tertentu sesuai dengan keinginannya. Atas keberhasilannya membuat unlocked iPhone, Steve Wozniak sebagai co-founder iPhone memberikan ucapan selamat untuknya. Dan Geohot memberikan Hacking tool bernama “yellowsn0w” untuk iPhone 3G saat itu, kepada iPhone Dev Team.

Kemudian di tahun 2009, Geohot merilis exploit software bernama “purplera1n” yang bisa digunakan untuk men-jailbreak pada iPhone 3GS. Lalu Geohot kembali merilis software yang dapat men-jailbreak semua jenis iPhone dan iPod Touch kecuali iPod Touach 3G 8GB, software tersebut bernama “blackra1n”. Tidak sampai disitu saja, Geohot juga mampu menembus sistem keamanan Sony PlayStation di tahun 2010, yang pada saat itu terkenal sangat. Banyak para hacker yang gagal saat mencoba meretasnya, itu dikarenakan sistem keamanan tersebut hampir mendakati unhackable.

Tapi tidak dengan Geohot, dia mengaku bahwa dia berhasil mendapat read/write access kedalam seluruh sistem memory, dan juga HV level pada processor game console tersebut. Dalam catatan Geohot di internet, dia mengatakan untuk meretas PS3 dibutuhkan keterlibatan OS lain untuk mempatch kernel Linux dan mendapatkan akses untuk mengkontrol hypervisor. Dalam programnya ini dapat menjalankan PS3 homebrew, PS2 emulator dan memainkan game PS3 bajakan. Wah hebat juga ya pren si Geohot ini?

4. Albert “Soupnazi” Gonzalez

Hacker Berbahaya, Albert Gonzalez aka Soupnazi
Hacker Berbahaya, Albert Gonzalez aka Soupnazi

Gonzalez lahir pada tahun 1981 di Cuba, dan berimigrasi ke Amerika Serikat dari Kuba pada 1970 bersama orang tuanya. Dia termasuk Hacker Computer dan Criminal Computer berbahaya di dunia. Gonzalez menjadi dalang dari kasus pencurian data kartu kredit dan nomor ATM terbesar dalam sejarah, yang ia lakukan mulai tahun 2005. Gonzalez berhasil mencuri ratusan juta kartu kredit dan nomor ATM dan menjual kembali untuk keprluan di situs lelang. Pencurian kartu kredit dan nomor ATM yang terbesar adalah dari 3 perusahaan, antara lain adalah Dave & Buster, TJX dan Heartland Payment Case. Dari perusahaan Dave & Buster Gonzales berhasil mencuri sekitar 5.000 nomor ATM pelanggan.

Sedangkan di TJX ia berhasil mengantongi sekitar 94 Juta data kartu kredit dan di Heartland Payment Case ia berhasil mencuri 134 Juta data karu kredit. Dalam aksinya tersebut, Gonzalez dan kawan-kawannya menggunakan injeksi SQL untuk membuka backdoor dan memasukan virus SpyWare kedalam sisem jaringan perusahaan yang dituju. Namun aksinya tersebut harus berakhir di tahun 2007, dengan sejumlah dakwan antara lain adalah pencurian kartu kredit, kartu debit, identitas untuk lelang barang, paspor palsu, SIM, kartu Jaminan Sosial, akte kelahiran, kartu identifikasi mahasiswa, dan kartu asuransi kesehatan. Dan pada tahun 2010 lalu ia dijatuhi vonis hukuman 20 tahun penjara serta membayar denda US$250.000 untuk masing-masing tuduhan tersebut.

5. Jonathan James

Jonathan James, Hacker Termuda yang dihukum Federal
Jonathan James, Hacker Termuda yang dihukum Federal

Pemuda yang lahir di Amerika pada 12 Desember 1983 ini, memiliki nama lengkap Jonathan Joseph James. James adalah Black Hat Hacker termuda yang pernah menghebohkan dunia dengan melakukan komputer hacking. Pada saat usianya 16 tahun, James berhasil meretas dan menerobos sistem keamanan Defense Threat Reduction Agency (DTRA). DTRA sendiri adalah cabang dari Departemen Pertahanan AS yang bertugas mengurangi ancaman terhadap Amerika dan sekutu-sekutunya dari nuklir, biologi, kimia, konvensional dan senjata khusus. James berhasil memuka backdoor dan mencuri username, password dan melihat email-email rahasia para karyawan DTRA. Selain itu James juga mampu menembus masuk jaringan komputer NASA dan mencuri software NASA yang diperkirakan senilai 1.7 Juta USD.

Aksinya tersebut mebuat NASA harus mematikan server selama 3 minggu dan menutup semua jaringannya dengan biaya 41.000 USD. Warbyasah ya pren? Namun, 6 bulan setelah kejadian itu, James berhasil diringkus di rumahnya oleh polisi setempat sekitar jam 6 pagi. Karena James masih dibawah umur, dia hanya dihukum 6 bulan penjara, serta hukuman percobaan (tidak boleh menggunakan komputer) hingga usianya mencapai 21 tahun. Ketika ia ditanyai kenapa mencuri software dari NASA tersebut? Dia mengaku, software itu untuk melangkapi studinya pada pemrograman C, dan James juga berpendapat bahwa “Kode itu sendiri payah.. tentu tidak layak dinilai sebesar $ 1,7 juta seperti yang mereka nyatakan.

6. Adrian Lamo (The Homeless Hacker)

Adrian Lamo
Adrian Lamo Biasa disebut “The Homeless Hacker”

Hacker berbahaya yang lahir tanggal 20 Februari 1981 di Boston, Massachusetts ini bisa menjadi Hacker ataupun Cracker. Dia mendapat julukan “The Homeless Hacker”, karena ia sering melakukan aksinya di kedai-kedai kopi, perpustakaan atau internet cafe untuk menyembunyikan dan mempersulit pelacakan polisi. Namanya mulai mencuat ketika tahun 2002 dia berhasil meretas raksasa media New York Times, Yahoo, Microsoft, MCI WorldCom, Ameritech, serta Cingular, Adrian mencuri dan mengacak-acak datanya.

Pada tahun 2004, Adrian berhasil diringkus dan dijatuhi hukuman 6 bulan tahanan di rumah orangtuanya ditambah hukuman percobaan dua tahun, serta membayar denda sekitar  65.000 USD pada perusahaan terkait. Selain itu, Adrian juga berhasil meretas sistem keamanan AOL Time Warner, Bank of America, Citigroup, McDonald’s and Sun Microsystems, dan ia pun berhasil mengidentisifikasi kekurangan serta kelemahan keamanan jaringan perusahaan-perusahaan tersebut. Namun saat ini Hacker berbahaya tersebut, sudah berada di jalan yang benar dan bekerja sebagai Jurnalis.

7. Jim Geovedi

Jim Geovedi, Hacker Berbahaya Dari Indonesia
Jim Geovedi, Hacker Berbahaya Dari Indonesia

Jim Geovedi lahir pada tanggal 28 Juni 1979 Bandar Lampung, Indonesia, dia termasuk Hacker kelas dunia dan ditakuti di Eropa. Namanya sudah malang melintang di dunia komputer, saat ini dia berfokus pada penemuan celah keamanan jaringan komputer dengan kekhususan sistem telekomunikasi dan satelit. Pada tahun 2004 lalu, Geovedi disewa oleh KPU untuk mencari tahu siapa peretas yang menyusup ke website KPU. dan Akhirnya Geovedi berhasil menemukan Dani Firmansyah aka “Xnuxer”. Dani mengaku kalau dia hanya mengetes sistem keamanan server KPU tersebut, sehingga dia hanya dihukum beberapa bulan penjara.

Tak sampai di situ saja kiprah dari Jim Geovedi ini, yang paling menghebohkan lagi adalah dia mampu meretas satelit. Pada tahun 2006 lalu Geovedi pernah menjadi pembicara tentang isu keamanan sistem satelit. Dan akhirnya dia mempelajari tentang sistem keamanan satelit tersebut, dia mengakui bahwa satelit memiliki sistem yang sangat komplek sehingga butuh kerja keras untuk meretasnya.

Setelah dia menguasai hal tersebut, dia langsung mempraktekannya dan ternyata Geovedi berhasil meretas 2 satelit, milik Indonesia dan China. Tidak hanya meretas, dia bahkan merubah rotasi satelit Indonesia dan menggeser satelit China. Keren juga ya pren? Walaupun Geovedi ini termasuk Hacker berbahaya, namun kita nggak perlu khawatir karena dia mengatakan bahwa dia termasuk orang yang bersyukur atas apa yang dia miliki sekarang, sehingga ia tidak tertarik menggunakannya untuk hal-hal yang dapat memiliki keuntungan di bidang materi. Saluttt


Nah itulah 7 Hacker Berbahaya di Dunia yang Namanya Ter-Ekspos Media, menurut saya sendiri mungkin masih banyak Hacker di Dunia, khususnya Indonesia yang lebih berbahaya dari 7 Hacker diatas. Namun mereka memilih untuk tidak terlihat atau tidak menunjukan identitasnya. Salut juga buat Jim Geovedi yang masuk daftar Hacker Berbahaya di dunia, dan namanya memang patut di sejajarkan dengan Kevin Mitnick, Geohot serta yang lainnya. Ya nggak pren? Kamu tau hacker berbahaya lainnya? Silahkan di share lewat komentar di bawah ya.. (Baca Juga: 10 Kelompok Hacker Paling Berbahaya dan Ditakuti di Dunia)

About Arif Febri 81 Articles
Saya seperti yang Anda bayangkan

Be the first to comment

Cuap-cuap di sini gan!!!