Persyaratan Nikah di KUA dan Biaya nya Terbaru

Menurut peraturan yang terbaru, akhad nikah yang dilakukan di kantor KUA (Kantor Urusan Agama) dikenakan biaya Rp.0 alias GRATIS broo. Lalu bagaimana persyaratan, prosedur dan biaya nikah di KUA? Semuanya akan diulas tuntas secara detail di artikel ini, semoga bermaanfaat dan dapat dipahami 🙂

Menikah adalah proses menyatukan dua insan manusia (laki-laki dan perempuan) dalam sebuah ikatan yang suci dan sakral wkwkwk, suami atau istri kita adalah teman hidup kita yang harus kita terus berikan perhatian dan dicukupi hak-haknya. Dengan nikah kita dapat berbagi pikiran dengan suami/istri kita, pastinya suami/istri kita akan selalu memberikan semangat dan motivasi kepada kita, di akan selalu ada disaat kita jatuh dan saat kita dipuncak. Menikah juga merupakan salah satu ibadah bagi umat muslim. Jangan di tunda-tunda bagi yang sudah memiliki calon, karena menikah dapat melancarkan rezeki.

Maka dari itu brow (para cowok) jika hidup lo sedang berantakan dan lagi hancur-hancurnya nikah aja bro, dengan begitu lo akan tau apa dan siapa yang harus diperjuangkan, apa dan demi siapa kamu bekerja, untuk apa dan siapa kamu bekerja. Tentunya keadaan ini akan menjadi suntikan moril yang luar biasa untuk lo!

Baca Juga: Ide Foto Prewedding Unik

Persyaratan Nikah di KUA Terbaru

Untuk melaksanakan prosesi pernikahan di KUA, anda harus memenuhi beberapa dokumen persyaratan menikah sebagai berikut :

  1. Surat keterangan untuk nikah (N1),
  2. Surat keterangan asal-usul (N2),
  3. Surat persetujuan mempelai (N3),
  4. Surat keterangan tentang orang tua (N4),
  5. Surat pemberitahuan kehendak nikah (N7) apabila calon pengantin berhalangan, pemberitahuan nikah dapat dilakukan oleh wali atau wakilnya,
  6. Bukti imunisasi TT (Tetanus Toxoid) I calon pengantin wanita, Kartu imunisasi, dan Imunisasi TT II dari Puskesmas setempat,
  7. Membayar biaya pencatatan nikah sebesar Rp.30.000,
  8. Surat izin pengadilan apabila tidak ada izin dari orang tua/wali,
  9. Pas foto ukuran 3 x 2 sebanyak 3 lembar,
  10. Dispensasi dari pengadilan bagi calon suami yang belum berumur 19 tahun dan bagi calon istri yang belum berumur 16 tahun,
  11. Bagi anggota TNI/POLRI membawa surat izin dari atasan masing-masing,
  12. Surat izin Pengadilan bagi suami yang hendak beristri lebih dari seorang,
  13. Akta cerai atau kutipan buku pendaftaran talak/buku pendaftaran cerai bagi mereka yang perceraiannya terjadi sebelum berlakunya Undang-Undang Nomor 7 tahun 1989,
  14. Surat keterangan tentang kematian suami/istri yang ditandatangani oleh Kepala Desa/Lurah atau pejabat berwenang yang menjadi dasar pengisian model N6 bagi janda/duda yang akan menikah.

Begini caranya untuk mengurus dokumen persyaratan nikah diatas :

CALON SUAMI

  1. Surat Pengantar RT-RW dibawa ke Kelurahan setempat untuk mendapatkan Isian Blangko N1, N2, N3 & N4.
  2. Datang ke KUA setempat untuk mendapatkan Surat Pengantar/Rekomendasi Nikah (Jika calon Istri beralamat lain daerah/Kecamatan).
  3. Jika calon Istri sedaerah/Kecamatan, berkas calon Suami diserahkan ke pihak calon Istri.

DOKUMEN LAMPIRAN CALON SUAMI

  1. Fotokopi KTP,
  2. Akte Kelahiran & C1 (Kartu KK).
  3. Pas Foto 3 x 4 = 2 lembar, jika calon istri luar daerah,
  4. Pas Foto 2 x 3 = 5 lembar, jika calon istri sedaerah/Kecamatan

CALON ISTRI

  1. Pengantar RT-RW dibawa ke Kelurahan setempat untuk mendapatkan Isian Blangko N1, N2, N3 & N4.
  2. Datang ke KUA setempat untuk mendaftarkan Nikah dan pemeriksaan administrasi (bersama Wali dan calon suami)
  3. Calon Suami dan Calon Istri sebelum pelaksanaan nikah akan mendapatkan Penasihatan Perkawinan dari BP4.

DOKUMEN LAMPIRAN CALON ISTRI

  1. Fotokopi KTP,
  2. Akte Kelahiran & C1 (Kartu KK) caten.
  3. Fotokopi Kartu Imunisasi TT
  4. Pas Foto latar biru ukuran 2 X 3 masing-masing caten 5 lembar.
  5. Akta Cerai dari PA bagi janda/ duda cerai.
  6. Dispensasi Pengadilan Agama bila usia kurang dari 16 tahun dan 19 tahun.
  7. Izin atasan bagi anggota TNI/ POLRI
  8. Surat Keterangan Kematian Ayah bila sudah meninggal
  9. Surat Keterangan Wali jika Wali tidak sealamat dari Kelurahan setempat
  10. Dispensasi Camat bila kurang dari 10 hari
  11. N5 (surat izin orang tua) bila usia caten kurang dari 21 tahun.
  12. N6 (Surat Kematian suami/istri) bagi janda/duda meninggal dunia.

Berapa Biaya Mengurus Surat Nikah ke KUA ?

nikah di kua gratis
nikah di kua gratis

Dalam Peraturan Pemerintah PP No 48 Tahun 2014 tentang Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebagai berikut:

  1. Jika pernikahan dilakukan di kantor KUA pada jam kerja kantor maka biayanya yaitu Rp0 alias gratis.
  2. Tetapi jika pernikahan dilakukan di luar kantor KUA atau di KUA tapi di luar jam kerja maka dikenakan biaya administratif sebesar Rp600.000,-.

Rekomendasi Tata Cara Menikah Di KUA yang Pantas Dipertimbangkan

Agar pernikahan anda susai yang anda harapkan dan anda inginkan tips-tips menikah berikut dapat kamu pertimbangkan:

1. Mau Nikah Dimana ? Tentukan Terlebih Dulu Lokasi Akad Nikah

Lokasi akad nikah ini sangat penting sob karena lokasi akad nikah akan menentukan dokumen-dokumen syarat nikah yang dibutuhkan. Bila lokasi akad nikah yang kamu tentukan berbeda dengan KTP kamu, maka kamu harus mengurus surat rekomendasi dulu dari KUA yang sesuai dengan alamat di KTP.

2. Siapkan Surat-Surat Syarat Nikah

Jika lokasi akad nikah sudah ditentukan, segera urus dokumen-dokumen syarat nikah yang sudah ditentukan oleh kementrian agama, berikut ini sob dokumen-dokumen syarat nikahnya:

  • Surat pengantar dari ketua RT
  • Surat pernyataan belum menikah dengan materai Rp6 ribu yang diketahui ketua  RT dan RW serta lurah setempat
  • Surat keterangan untuk nikah model N1, N2, dan N4 yang bisa didapat dari kelurahan
  • Surat izin orang tua bagi yang belum berumur 21 tahun
  • Surat cerai dari Pengadilan Agama buat yang sudah pernah nikah lalu bercerai
  • Surat kematian dari kelurahan kalau sudah pernah nikah lalu pasangannya meninggal
  • Surat dispensasi poligami dari Pengadilan Agama kalau calon pengantin pria sudah beristri
  • Surat rekomendasi nikah dari KUA domisili kalau tempat tinggalnya sesuai KTP tidak berada di wilayah kerja KUA yang akan dipakai buat nikah
  • Surat izin dari atasan/komandan buat anggota TNI/Polri dan sipil TNI/Polri
  • Fotokopi KTP dan kartu keluarga pasangan dan orang tua/wali
  • Pas foto 2 x 3 sendiri-sendiri lima lembar. Kalau anggota TNI, harus dengan pakaian dinas
  • Pas foto berwarna calon pengantin duduk berdampingan 4 x 6 enam lembar
  • Akta kelahiran
  • Fotokopi KTP saksi nikah
  • Jika Anda menikah dengan orang asing (Warga Negara Asing), maka ada beberapa tambahan surat dan dokumen yang harus Anda lengkapi yaitu :
  • Surat tanda melapor diri (STMD) dari kepolisian
  • Surat keterangan model KII dari dinas kependudukan kalau sudah tinggal lebih dari 1 tahun di Indonesia
  • Tanda lunas pajak bangsa asing kalau sudah tinggal lebih dari 1 tahun di Indonesia
  • Fotokopi paspor
  • Fotokopi Akta kelahiran
  • Keterangan izin masuk sementara dari kantor imigrasi
  • Surat keterangan dari kedutaan atau perwakilan diplomatik negara yang bersangkutan

Buat yang menikah dengan WNA, Anda juga bisa membuat surat perjanjian harta terpisah atau premarital agreement (tidak wajib) yang nantinya berguna untuk memastikan status kepemilikan rumah kita nanti setelah menikah.

3. Pahami Alur Nikah di KUA

Begini alur atau urut-urutan prosedur menikah di kua:

  1. Mendatangi ketua RT untuk mengurus surat pengantar ke kelurahan
  2. Mendatangi kelurahan untuk mengurus surat pengantar nikah ke KUA
  3. Jika pernikahan kurang dari 10 hari kerja dari waktu pendaftaran, harus minta dispensasi dari kecamatan
  4. Membayar biaya akad nikah kalau lokasinya di luar KUA
  5. Menyerahkan bukti pembayaran ke KUA
  6. Mendatangi KUA tempat akad nikah untuk melakukan pemeriksaan surat-surat dan data calon pengantin serta wali nikah
  7. Melaksanakan akad nikah sesuai dengan tempat dan waktu yang telah disetujui

4. Ciri-ciri Buku Nikah Palsu

Setelah proses akad nikah selesai kamu akan diberikan buku nikah sebagai bukti sah yang diakui negara jika kamu sudah menikah dan digunakan untuk mengurus kartu keluarga nantinya. Tapi sob ngeri sungguh ngeri buku nikah itu ada yang palsu sob, yuk kenali ciri-ciri buku nikah palsu seperti berikut ini:

  • Potongan buku dan lambang Garuda tidak simetris
  • Kertas lebih tipis dan kelihatan murahan
  • Hologram terlalu mengkilap
  • Di setiap lembar tak ada gambar Garuda kalau dilihat pakai sinar ultraviolet

Menikah di KUA Ada Banyak Keuntungannya

Gimana sob mudeng atau mubeng? wkakak. Slow aja sob dibaca-baca lagi kalau masih mubeng biar paham dokumen syarat untuk menikah dan alur prosedur pengurusan dokumen surat nikah nya. Cukup mudah kok!! Jika kamu ingin proses nikah yang simple dan gak ribet akad nikah bisa dilangsungkan di kua aja sob, banyak kok yang akad nikah di kua sekarang soalnya udah simple gratis lagi 😀 tinggal resepsinya atau pestanya aja kita rayakan di rumah atau di gedung. Yah cukup sekian ya sob, semoga kamu paham dan artikel ini bermanfaat 🙂 Semoga proses nikah kamu lancar sesuai rencana dan keinginanmu. Aamiin……

Keywords:

  • persyaratan nikah di kua 2016
  • biaya nikah di kua terbaru
  • persyaratan nikah 2017
  • persyaratan dari KUA bagi seorang duda (karena istri nya meninggal dunia) yang akan menikah lagi
  • kartu keluarga poligami
  • biaya KUA 2017
  • persyaratan nikah dikua 2017
  • persyaratan nikah id
  • persyaratan nikah terbaru desember 2016
  • persyaratan pernikahan yang terbaru
About Candra Purnama 32 Articles
Fly....

Be the first to comment

Cuap-cuap di sini gan!!!