6 Danau Unik di Indonesia yang Patut Masuk Dalam Daftar Traveling Kamu

Tak Hanya Unik, Danau-danau di Indonesia Juga Memililki Keindahan Yang Luar Biasa
Tak Hanya Unik, Danau-danau di Indonesia Juga Memililki Keindahan Yang Luar Biasa

Nasionalis.ID – Tentu kalian sudah pada kenal sama yang namanya danau? Sebuah cekungan tanah yang dikelilingi daratan dan didalamnya berisi air, entah itu air tawar ataupun air asin (kebanyakan air tawar sih ya). Dan dengan adanya danau di Indonesia, menjadi salah satu bukti melimpahnya kekayaan alam Indonesia selain Pantai, Gunung, Hutan dan juga Sungai. Negara kita ini memiliki banyak sekali danau, baik itu danau buatan atau danau yang terbentuk secara alami, saya rasa keduanya tetap pantas dikatakan indah, bethul tidak? Nah, ngomong-ngomong soal danau indah ini pren, berikut ada beberapa danau unik dan juga indah yang mungkin bisa jadi tujuan wisatamu. Oke,  langsung simak aja ulasannya…

Danau Kembar (Atas dan Bawah)

Danau Kembar dengan Nama Danau Diatas dan Danau Dibawah
Danau Kembar dengan Nama Danau Diatas dan Danau Dibawah

Danau yang biasa disebut Danau Dieteh (Diatas) dan Danau Dibawah ini terletak di Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Kenapa dikatakan Danau Kembar? Karena kedua danau tersebut memiliki bentuk yang mirip, ya walaupun salah satu danaunya lebih luas tapi jika kita lihat dari atas akan tampak seperti berpasangan, jadi wajar saja bila dikatakan Danau Kembar. Sedangkan nama Danau Diatas itu justru untuk menyebut danau yang letaknya berada dibawah, sedangkan Danau Dibawah untuk menyebut danau yang letaknya diatas, kebalikannya lah pren. Tapi terlepas dari hal tersebut, kedua danau ini hanya berjarak seekitar 300 meter saja pren dan tentu dengan pemandangan yang luar biasa indah.

Apalagi penduduk setempat memanfaatkan daerah sekitaran danau utnuk bercocok tanam, seperti wortel, kol dan lainnya, disekitar danau tersebut kita juga bisa menemukan perkebunan teh dan markisa, dengan hal tersebut membuat suasana sekitar danau tampak sejuk serta asri apabila kita lihat dari kejauhan. Banyak cara menikmati keindahan dari Danau Kembar ini, disana juga disediakan berbagai macam fasilitas seperti outbond, tracking, olahraga air, atau berkeliling danau menggunakan kapal yang disewakan penduduk setempat. Namun hal tersebut hanya bisa kita lakukan ketika berada di Danau Atas, kalau berada di Danau Bawah kita tidak bisa bermain air, tapi akan tergantikan dengan suasana yang sejuk serta pemandangan yang indah, dari sini kita bisa melihat Danau Atas.

Danau Pagaralam

Danau Merah Darah
Danau Merah Darah

Danau yang satu ini lain daripada yang lain, dengan airnya yang berwarna merah darah membuat Danau Pagalaram juga disebut sebagai Danau Berdarah. Terletak di perbukitan Raje Mandare, di perbatasan antara Kota Pagaralam dan Kaur, Bengkulu, membuat danau ini agak sulit dijangkau. Jadi ada tantangan tersendiri yang harus kita lewati untuk menuju kesana, tapi rasa lelah dirasakan akan segera terbayar dengan pemandangan indah serta keunikan-keunikan yang ada di Danau Pagaralam. Danau seluas 6 hektar yang baru ditemukan tahun 2010 ini, memiliki banyak keunikan. Mulai dari airnya, meskipun terlihat berwarna merah, namun ketika kita mengambil airnya dengan kedua tangan atau wadah, warna airnya akan berubah seperti warna air pada umumnya.

Sedangkan satwanya, disana pernah ditemukan kelabang dengan lebar 30 cm dan panjang 50 cm, kerbau dengan telinga yang terdapat sarang lebahnya, dan juga beberapa burung yang memiliki ukuran lebih besar dari biasanya. Tak hanya itu saja, disekitar danau tersebut banyak terdapat sisa-sisa bangunan yang dipercaya sebagai runtuhan candi dari sebuah kerajaan di masa lalu. Dan menurut warga sekitar, ketika malam hari dari arah Danau Pagaralam akan tercium aroma pandan. Yah, memang agak serem sih pren, tapi destinasi wisata misterius ini patut dicoba kalau kamu memang seorang petualang yang menyukai tantangan dan hal-hal tak lazim.

Danau Kakaban

Berenang Bersama Ubur-ubur di Danau Kakaban
Berenang Bersama Ubur-ubur di Danau Kakaban

Danau unik seluas 5 km² ini berada ditengah-tengah Pulau Kakaban, Kalimantan Timur, yang danau prasejarah daari jaman peralihan Holosin. Air di danau tersebut berasal dari air laut yang terperangkap oleh dinding karang terjal setinggi 50 meter, sehingga membuat air laut tersebut tidak bisa keluar hingga akhirnya menjadi sebuah danau. Selain terletak di tengah laut, yang membuat Danau Kakaban semakin unik lagi adalah biota laut yang terdapat di danau tersebut. Disana ada spesies ubur yang tidak menyengat, yang hanya terdapat didua tempat dari seluruh dunia, yaitu di Danau Kakaban, Kaltim dan di Danau Ubur-ubur, Kepulauan Micronesia. Disana terdapat empat jenis ubur-ubur, yaitu ubur-ubur bulan, ubur-ubur totol, ubur-ubur kotak, dan ubur-ubur terbalik, yang kesemuanya tidak menyengat.

Dengan begitu kita bisa merasakan sensasi berenang bersama ubur-ubur serta biota lainnya, dan tentu saja menambah koleksi photo-photo keren kita. Banyak peniliti yang menjadikan danau ini menjadi objek ibservasi, karena menurut mereka ekosistem bawah air di Dananu Kakaban sangatlah unik. Bagaimana spesies-spesies laut tersebut bisa bertahan hidup, padahal keadaan dan unsur air disana sudah berubah total. Danau Kakaban tak hanya menyajikan pemandangan bawah air yang luar biasa indah, tapi juga memberikan pemandangan sekitar danau yang memanjakan mata tentunya.

Danau Labuan Cermin

Danau Jernih Dengan 2 Lapisan Air Yang Berbeda
Danau Jernih Dengan 2 Lapisan Air Yang Berbeda

Danau Labuan Cermin terletak di Desa Labuan Kelambu, Kecamatan Biduk-Biduk, Kabupaten Berau, Propinsi Kalimantan Timur, yang mempunyai air biru, sangat jernih, mengkilap layaknya cermin. Kejernihan airnya disebabkan oleh akar mangrove yang tumbuh disekitarnya, bahkan saking jernihnya dan mengkilapnya air di danau tersebut bisa merefleksikan benda yang ada diatasnya, bener-bener seperti cermin gitu lah. Keunikan lain yang terdapat di Danau Labuan Cermin yaitu airnya yang memiliki 2 rasa berbeda, asin dan tawar, dimana lapisan atas terasa tawar sedangkan lapisan bawah terasa asin.

Dan uniknya lagi kedua lapisan air tersebut tidak menyatu/bercampur, yang membuat danau ini ditinggali 2 spies ikan yang berbeda, yakni spesies ikan tawar dan spesies ikan laut. Untuk sampai ke Danau Labuan Cermin, kita harus menempuh perjalanan selama 6 sampai 7 jam dari ibukota Kabupaten Berau. Yah memang bukan perkara mudah dan sederhana, tapi saya yakin semua kelelahan yang kamu rasakan bakalan segera hilang ketika kamu sampai dan melihat keindahan alam Danau Labuan Cermin yang masih asri dan menyejukkan.

Danau Satonda

Danau Dengan Air yang Asin
Danau Dengan Air yang Asin

Danau Satonda ini terletak di tengah Pulau Satonda tepatnya yang termasuk wilayah Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Danau ini terbentuk akibat letusan Gunung Satonda yang terjadi beribu-ribu tahun lalu, dan memiliki air tawar. Hingga kemudian berubah menjadi asin yang diduga karena air danau tersebut, bercampur dengan luapan air laut yang terperangkap ketika letusan Gunung Tambora kala itu. Pulau Satonda sangatlah populer dikalangan traveler mancanegara, karena pada tahun 1984, 1989, 1996 Stephan Kempe dan Josef Kazmierczak ilmuwan asal Eropa melakukan penelitian di Danau Satonda. Mereka mengatakan kalau danau tersebut adalah danau yang unik, karena air yang ada disana memiliki tingkat alkalinitas lebih tinggi dibandingan air laut disekitar ataupun pada umumnya.

Mereka juga berpendapat kalau basin Satonda muncul bersamaan dengan terbentuknya kawah tua yang berumur lebih dari 10.000 tahun lalu. Dari atas Gunung Tambora yang tidak jauh dari Pulau Satonda, kita bisa melihat keindahan danau yang memiliki air berwarna hijau kebiruan, tenang, dan dikelilingi pepohonan hijau. Bahkan para pendaki Gunung Tambora mengatakan, kurang afdol rasanya ketika mendaki tidak menyempatkan untuk mampir ke Danau Satonda. Atau kita juga bisa menikmati keindahan danau tersebut dari perbukitan yang ada disekitarnya, yang sebelumnya kita harus menempuh perjalanan naik perahu cardik bermotor dari Desa Nangamiro selama 1 jam.

Danau Kelimutu

Danau Dengan Tiga Warna yang Bisa Berubah-ubah
Danau Dengan Tiga Warna yang Bisa Berubah-ubah

Danau Kelimutu adalah danau yang berada di puncak Gunung Kelimutu dengan ketinggian 1.690 meter, dan termasuk wilayah Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur. Danau unik ini masuk kawasan Taman Nasional Kelimutu di tahun 1992, taman nasional yang terkecil dari 6 taman nasional di Bali dan Nusa Tenggara. Danau Kelimutu termasuk danau yang sangat unik, karena terdapat 3 buah danau yang berdekatan namun memiliki warna yang berbeda-beda, umumnya berwarna merah, putih, dan biru, dan dapat berubah menjadi hijau, hitam dan coklat atau kombinasi warna yang lainnya dalam jangka waktu tertentu.

Banyak peneliti-peneliti yang mencoba mencari tahu penyebab terjadinya perubahan warna air tersebut, dan uniknya ketika mereka mengambil air dari danau tersebut untuk dijadikan sampel, warna airnya berubah bening layaknya air pada umumnya. Untuk mendapatkan momen yang terbaik, kamu bisa mulai pendakian menuju danau tersebut dari jam 2-3 pagi. Karena kamu bakal melihat momen matahari terbit yang mengagumkan dari Danau Kelimutu. Tenang saja, di desa terdekat yaitu Desa Moni terdapat banyak penginapan yang bisa kamu sewa, jadi kamu bisa persiapkan segalanya sebelum berangkat mendaki jam 2/3 pagi.


Nah, itulah 6 danau unik yang ada di Indonesia, keren kan? Tak perlu jauh-jauh jika ingin menikmati keindahan alam, karena di Indonesia pun banyak tempat-tempat yang memiliki keindahan alam, dengan pemandangan yang memanjakan mata. Karena sudah diberi kekayaan alam yang begitu menakjubkan, tinggal tugas kita untuk menjaga dan melestarikannya agar tetap menakjubkan seperti adanya. Danau-danau unik diatas pasti cocok masuk kedalam daftar traveling kalian guys, bethul tidak? Jadi danau mana nih yang segera kamu kunjungi? Tuliskan pilihan kamu dibawah ya. Matur Suwun 🙂

About Arif Febri 81 Articles
Saya seperti yang Anda bayangkan

Be the first to comment

Cuap-cuap di sini gan!!!