4 Kisah Cinta Sejati Legendaris yang Romantis Serta Dramatis, Selain Romeo dan Juliet

Selain Romeo dan Juliet, 4 Kisah Cinta ini Juga Bisa Mengenspirasi
Selain Romeo dan Juliet, 4 Kisah Cinta ini Juga Bisa Mengenspirasi

Nasionalis.ID – Kisah tentang percintaan tak akan pernah luput dikaitkan dengan tragedi romantis dan dramatis karya William Shakespeare, apa lagi kalau bukan Romeo dan Julia (Juliet). Tragedi yang mengisakan 2 anak muda yang salilng jatuh cinta, tapi hubungan cinta mereka dilarang karena kedua orang tua mereka saling bermusuhan.

Salah satu karya besar William Shakespeare yang ditulis antara tahun 1591 hingga 1595 ini, menjadi lambang kisah cinta sejati bagi setiap pasangan kekasih yang merasakan tragedi percintaan yang sama. Bahkan, tak sedikit yang menjadikan kisah dari Romeo dan Juliet sebagai sumber inspirasi mereka, untuk menghadapi permasalahan yang melanda dan memperjuangkan cinta mereka.

Dan buat kamu yang tidak percaya dengan yang namanya cinta sejati, simaklah kisah percintaan yang tercatat dalam sejarah dari orang-orang berikut ini. Agar kamu lebih yakin tentang adanya cinta sejati dan mungkin juga dapat menginspirasimu. Tapi sebelum membaca, silahkan diplay dulu lagu gubahan Frederic Chopin dibawah ini.


1. Saleem (Salim) dan Anarkali

Saleem dan Anarkali
Saleem dan Anarkali

Ini merupakan kisah cinta dua orang kekasih yang berbeda kasta, dimana Salim adalah seorang putra mahkota dari Sultan Akbar dari kekaisaran Mughal, India. Sedangkan kekasihnya, Anarkali adalah seorang penari dari kalangan biasa.

Pada masa itu, Kesultanan Mughal sedang berada di puncak kejayaan dan membuatnya dijuluki sebagai “The Great Mughal Emperor”. Namun tingkah sang pangeran Salim dikenal sangat manja, tidak disiplin, bahkan cenderung kasar, tidak menunjukkan wibawa seorang penerus Raja. Hal itu, tentu sangat membuat Sultan Akbar khawatir dan sangat cemas, hingga kemudian ia mengirim sang pangeran untuk terjun ke medan perang, dengan harapan dia bisa belajar kepemimpinan dan bagaimana cara mengambil keptusan yang bijaksana.

Bertahun-tahun Pangeran Salim berada di medan perang, sekembainya dari sana, ia disambut oleh sang ibunda beserta selir-selir di kerajaan Lahore dengan gembira. Dan kehadirannya pun dibuatkan pesta yang meriah oleh ayahnya, para penari cantik dihadirkan ke Istana untuk menghibur sang pangeran.

Tapi ada satu penari wanita yang sangat menonjol, yaitu Nadeera putri Noor Khan Argun dari kalangan biasa. Nadeera dikenal sangat piawai menari dengan lemah gemulai dan mempesona, apalagi ditambah usianya yang masih sangat muda. Membuat ia tampak seperti bunga yang sedang mekar, Nadeera pun dijuluki oleh Sultan Akbar sebagai Anarkali (bunga delima yang mekar).

Pangeran Salim, melihat gerakan-gerakan indah dari Anarkali, dan seketika itu juga membuatnya jatuh cinta kepada wanita cantik itu. Anarkali yang merupakan putri dari kalangan biasa, menyambut cinta sang Pangeran dengan suka cita. Cinta mereka terus tumbuh dan penuh gelora seiring bertambahnya usia masing-masing.

Kisah percintaan mereka berlangsung secara sembunyi-sembunyi, karena sebagai seorang pangeran, Salim menyadari bahwa ia akan dinikahkan dengan seorang putri dari golongan para raja. Pernikahan secara poliltis demi melanggengkan kekuasaan dan menyatukan 2 kekuatan.

Pangeran Salim telah membulatkan tekatnya untuk menikahi Anarkali, namun sebelum sempat mengutarakan niatnya tersebut, angin suda lebih dulu mengabarkan kisah percintaan mereka. Setelah mendengar kabar kurang mengenakan itu, seketika ayahnya (Sultan Akbar) menjadi marah besar, ia meminta Pangeran Salim untuk melupan cinta dan juga gadis itu. Tapi pangeran Salim menolak hal itu, dan masih tetap melanjutkan hubungan asmaranya dengan Anarkali.

Melihat anaknya terus berhubungan secara diam-diam, Sultan Akbar lalu mengirim Pangeran Salim kembali ke medan perang, dengan maksud memperluas kekuasaan dan juga agar sang Pengeran dapat melupakan gadis yang dicintainya itu.

Beberapa bulan setelah ia berperang dan kembali ke kekerajaannya (waktu itu pusat kerajaan telah berpindah dari Lahore (Pakistan) ke India), ia bermaksud memperistri Anarkali begitu sampai di sana. Karena tau kalau ayahnya (Sultan Akbar) pasti akan memisahkannya dengan Anarkali, Pangeran Salim melancarkan Kudeta, agar ia bisa merebut kekuasaan sang ayah sehingga tidak ada yang bisa mengatur gadis yang ingin dinikahinya.

Tapi sayangnya kudeta tersebut gagal, sehingga Pangeran Salim ditangkap dan dijatuhi hukuman mati. Mendengar hal itu, Anarkali memohon-hon kepada Sultan Akbar agar mengampuni dan membebaskan sang pangeran dari hukuman. Setelah berfikir panjang serta kasih sayangnya terhadap anaknya, Sultan Akbar pun mengabulkan permintaan itu, tapi dengan syarat Anarkali harus meninggalkan India sejauh mungkin.

Anarkali pun menyetujui persyaratan yang diajukan Sultan Akbar, tapi sebelum meninggalkan India, Anarkali meminta agar dia diizinkan menemani Pangeran Sallim dipenjara selama 1 malam.

Nasionalis.ID

Di hari yang ditentukan, Anarkali mendatangi pangeran di penjara, ketika bertemu mereka terus berpelukan dan menitihkan air mata. Anarkali yang besar hati, terus mengucapkan kata-kata untuk memberi semangat kepada kekasihnya, walaupun air matanya ikut menetes.

Sepanjang malam Pangeran Salim terus memeluk Anarkali, seakan-akan tak mau dipisahkan, tapi Anarkali berusaha melembutkan hatinya dan tetap berniat memenuhi janjinya. Hingga dini hari Pangeran tidak ingin melepaskan Anarkali, hingga para penjaga pun turun tangan untuk memisahkan mereka.

Setelah terlepaskan, ternyata Sultan Akbar melanggar persyaratannya sendiri dan tidak membiarkan Anarkali pergi dari India, malah menyuruh para pengawalnya untuk membunuh Anarkali. Disalah satu ruangan penjara itu, terdapat sebuah dinding cekung, para pengawal menuruhnya berdiri disana dan sedikit demi sedikit batu bata dipasang dihadapannya.

Pangeran Salim meronta-ronta, menjerit-jerit dan berusaha mengobrak-abrik jeruji penjara yang menghalinya. Namun sang Pangeran tak kuasa keluar dari sana dan dihanya bisa menyaksikan para pengawal mengubur kekasih hatinya hidup-hidup.

"versi lain dari kisah ini menyebutkan bahwa, Anarkali dan Sultan Akbar telah menyepakati sebuah perjanjian, yaitu Anarkali pura-pura dikubur hidup-hidup. Dinding bagian belakang tembok penjara itu dapat dibuka dan menuju kesebuah terowongan yang bisa digunakan untuk keluar. Segera setelah Para pengawal itu menutupi tubuh Anarkali, ia berlari menuju terowongan, di ujung terowongan tersebut Anarkali sudah dinantikan ibunya. Dan akhirnya mereka berdua pergi dari India menuju ke Lahore (Pakistan)."

Manapun versi akhir yang benar, tetapi keduanya telah menunjukkan kepada kita, bagaimana kebesaran hati seorang wanita yang rela melepaskan dan mengorbankan cintanya, demi nyawa kekasih hatinya.

2. Isolde dan Tristan

Tristan dan Isolde
Tristan dan Isolde

Isolde adalah putri dari Raja Irlandia, kecantikan dan kelembutannya sudah terdengar kemana-mana. Sehingga membuat banyak laki-laki terpesona dibuatnya, salah satunya adalah Raja Mark dari Cornwall. Mendengar hal itu, Ayah Isolde (Raja Irlandia) memutuskan untuk menjodohkan putrinya dengan Raja Mark.

Raja Mark mengutus keponakan laki-lakinya, Tristan, untuk menjemput dan mengawal Isolde ke Cornwall. Dalam perjalanan ke Cornwall, sang putri Isolde banyak bercerita tentang kesedihannya atas perjodohan yang tak diinginkannya kepada sang prajurit muda yang gagah tersebut. Tak ingin sang putri berlarut dalam kesedihan dan air mata, Tristan pun menwarkan bahunya untuk  sandaran sang putri. Namun hal itu ia lakukan dalam perasaan sebagai prajurit yang menghormati calon istri rajanya tersebut, tidak terdapat perasaan lebih antara keduanya.

Lama-kelamaan, Isolde merasakan kenyamanan setiap kali ia bercerita kepada Tristan dan Tristan sendiri pun, merasa ingin selalu mendengar suara lembut Isolde. Kemudian pandangan mereka perlahan berubah, rasa malu dan canggung pun menyadarkan mereka bahwa mereka sebenarnya telah jatuh Cinta.

Hingga hari pernikahan Raja Mark dan Isolde yang tak bisa dibatalkan itu pun berlangsung, namun keduanya, Isolde dan Tristan tetap menjalin hubungan mereka sebagai sepasang kekasih. Secara diam-diam mereka melanjutkan hubungan asamaranya, hari dan bulan pun mereka lalui dengan penuh asmara yang tersembunyi. Akhirnya jalinan kasih mereka pun diketahui oleh suami Isolde (Raja Mark) dan membuatnya menjadi murka. Tak terima akan hal itu, Tristan pun diusir, dia dilarang untuk tinggal di Cornwall, tapi Isolde di ampuni oleh sang Raja.

Trista pun pergi dan menetap di Brittany. Disana ia bertemu dengan Iseult Brittany, seorang gadis yang mempunyai banyak kemiripan dengan Isolde. Tristan akhirnya memutuskan untuk menikahi Iseult, tapi perasaan cintanya yang membara kepada Isolde tidak bisa luapkan, meskipun ia akan menikahi wanita yang mirip dengan Isolde. Alhasil, Tristan mengurungkan niatnya untuk menikahi Iseult.

Isolde

Semenjak itu, dia menjadi pria pemurung, hal yang paling indah baginya adalah mebanyangkan wajah wanita yang dicintainya, Isolde. Kemurungan dan kepiluan itu membuat Tristan jatuh sakit, bahkan semakin hari semakin parah. Menyadari hal itu, Tristan meminta Isolde secara diam-diam untuk menjenguk dan merawatnya, dengan harapan ia bisa sembuh dibawah perawatan sang pujaan hati.

Kemudian Tristan menyuruh seseorang berlayar ke Cornwall untuk menjemput Isolde, dan meminta sang pelayar untuk meberikan isyarat, layar berwarna putih jika Isolde bersedia dan layar warna hitam jika ia menolak.

Iseult Brittany (wanita yang hampir dinikahi Tristan) merasa tidak menginginkan kehadiran Isolde dan takut tidak akan pernah melihat Tristan lagi, jika ia dibawa ke kerajaan Isolde. Kemudian Iseult pun sengaja berbohong kepada Tristan, dia sebenarnya melihat layarnya berwarna putih tetapi dia mengatakan dia kalau layarnya berwarna hitam.

Mendengar kabar menydihkan itu, Tristan merasa sangat kecewa serta patah hati dan ia pun memutuskan untuk bunuh diri dengan menenggak racun yang selama ini ia simpan. Tak lama setelah Tristan meninggal, Isolde pun sampai ditempat tinggalnya. Melihat pria yang dicantainya tergeletak dan tak sadarkan diri, hatinya hancur berkeping-keping, dia tak kuasa menahan tangis. Akhirnya dengan perasaan hancur, Isolde mencium bibir Tristan yang masih terdapat sisa racunnya, dan meninggal dipelukan sang kekasih.

Kisah cinta mereka yang sangat memilukan tersebut, telah menggugah perasaan banyak orang, dan mencoba meceritakan kisah cinta abadi mereka dalam buku-buku dan film-film dengan versi yang berbeda-beda.

About Arif Febri 81 Articles
Saya seperti yang Anda bayangkan

Be the first to comment

Cuap-cuap di sini gan!!!