Inilah 7 Orang Dengan IQ Tertinggi Di Dunia yang Memiliki Skor Kejeniusan Lebih Dari 200

IQ 7 Orang ini Melibihi IQ yang Dimiliki ALbert Einstein
IQ 7 Orang ini Melibihi IQ yang Dimiliki ALbert Einstein

Nasionalis.ID – Jika kita berbicara tentang IQ, tentu perhatian kita langsung tertuju kepada kemampuan otak, ya nggak? IQ sendiri merupakan singkatan dari Intelligence Quotient (bahasa Indonesia: Kecerdasan Intelektual), yaitu istilah umum yang biasa digunakan untuk menjelaskan kecerdasan otak (individu manusia) meliputi kemampuan menalar, merencanakan, memecahkan masalah, belajar, memahami gagasan dan lainnya dalam bentuk angka (skor).

Kita semua tentu tau ilmuwan paling hebat dan paling jenius yang namanya sering disebut-sebut adalah Albert Einstein, kecerdasannya memang luar biasa dan sudah diakui banyak orang di dunia. Lalu ada Sir Isac Newton, salah satu ilmuwan berpengaruh yang menemukan hukum gaya gravitasi.

Tapi jika dilihat dari skor IQ-nya, mereka berdua bukanlah orang yang memiliki IQ paling tinggi. Albert Einstein IQ-nya ditaksir berada di angka 160, sedangkan Sir Isac Newton IQ-nya 190. Lalu siapa yang memiliki IQ paling tinggi? Berikut adalah daftar nama-nama orang yang ber-IQ tinggi, dan salah satunya dari Indonesia lho.

1. B.J. Habibie (IQ 200)

Bacharuddin Jusuf Habibie
Bacharuddin Jusuf Habibie

Kamu tentunya sudah tidak asing lagi kan dengan nama Prof. Dr.-Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie, FREng atau lebih dikenal sebagai BJ Habibie? Yup, dia adalah Presiden Republik Indonesia ke-2, yang menjabat dari 21 Mei 1998 sampai 20 Oktober 1999.

Pria yang lahir di Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936 ini, ditaksir memiliki IQ 200. Jadi tak heran, kalau Pak BJ Habibie merupakan salah satu orang sukses di Indonesia yang menginspirasi banyak orang. Bahkan kisah hidupnya banyak dimuat dalam buku-buku dan juga diangkat ke dalam film. Salut dan bangga buat Pak BJ Habibie.

Kata Bijak:

2. John Stuart Mill (IQ 200)

John Stuart Mill
John Stuart Mill

Dia adalah seorang filsuf, ekonom politik dan anggota parlemen berkebangsaan Inggris, yang lahir pada tanggal 20 Mei 1806 di London dan wafat di Perancis, 8 Mei 1873 (umur 66 tahun). Namanya mulai dikenal luas, saat pertama kali memaparkan Utilitarianisme— suatu teori etika normatif, bersama gurunya Jeremy Bentham.

Sosok yang dianggap sebagai salah satu Filsuf berbahasa Inggris yang paling berpengaruh pada abad ke-19 ini ditaksir memiliki IQ sekitar 200 poin. John Stuart Mill merupakan seorang tokoh yang menginspirasi tentang teori sosial, teori politik, dan ekonomi politik.

Kata Bijak:

3. Gottfried Wilhelm von Leibniz (IQ 205)

Gottfried Wilhelm von Leibniz
Gottfried Wilhelm von Leibniz

Gottfried Wilhelm von Leibniz adalah seorang filsuf Jerman, yang namanya sangat tersohor diseluruh Eropa. Dia lahir pada tanggal 1 Juli 1646 di Sachsen. Para ahli sejarah percaya bahwa Newton dan Leibniz mengembangkan kalkulus secara terpisah dan menggunakan notasi matematika yang berbeda pula. Leibniz telah mempublikasikan dan memberikan penjelasan secara penuh atas karyanya, yaitu Notasi dan “metode diferensial” pada tahun 1684.

Barulah disusul Newton yang mempublikasikan karyanya di tahun 1693, namun para anggota Royal Society menuduh Leibniz menjiplak karya Newton. Dan menurut teman-teman Newton, Newton telah menyeselesaiakn karyanya bertahun-tahun sebelumnya, namun ia tidak mau mempublikasikannya karena Newton tak inggin ditertawakan. Akhirnya pada tahun 1711 perselisihan tersebut memuncak, dan dalam suatu kajian Royal Society mencap Leibniz sebagai penjiplak dan Newtonlah penemu sebenarnya.

Lalu perselisihan kembali memuncak, karena kajian tersebut kemudian diragukan karena setelahnya ditemukan bahwa Newton sendiri yang menulis kata akhir kesimpulan laporan kajian ini. Perselisihan sengit tersebut berakhir ketika Leibniz meninggal pada tanggal 14 November 1716.

Sebagai seorang filsuf, ia adalah ilmuwan, matematikawan, diplomat, fisikawan, dan sejarawan, Leibniz dianggap sebagai Jiwa Universalis zamannya dan merupakan salah seorang filsuf yang paling berpengaruh pada abad ke-17 dan ke-18.

Kata Bijak:

4. Emanuel Swedenborg (IQ 205)

Emanuel Swedenborg
Emanuel Swedenborg

Swedenborg lahir di di Stockholm, 8 Februari 1688 dengan nama lahir Emanuel Swedberg. Ia adalah seorang ilmuwan, filsuf, dan juga ahli teologi asal Swedia, yang merintis karir produktif sebagai penemu dan ilmuwan. Tokoh yang juga dikenal sebagai mistikus kristen ini ditaksir memiliki IQ mencapai angka 205. Swedenborg pernah mengklaim, bahwa ia telah ditunjuk oleh Tuhan agar menulis doktrin surgawi untuk mereformasi agama Kristen pada masa itu.

Swedenborg menghabiskan sisa umurnya untuk menulis dan menerbit 18 karya-karya teologis, yang paling terkenal adalah Surga dan Neraka (1758). Bahkan ketika ia telah meninggal (London, 29 Maret 1772), pengikut setia Swedenborg mendirikan sebuah komunitas dengan nama Swedenborgian sebagai dedikasi terhadap ajaran dan pemikirannya.

Kata Bijak:

5. Johann Wolfgang von Goethe (IQ 210)

Johann Wolfgang von Goethe
Johann Wolfgang von Goethe

Goethe adalah seorang novelis, sastrawan, humanis, ilmuwan, dan filsuf asal Jerman, yang termasuk salah satu tokoh terpenting dalam dunia sastra Jerman, Neoklasisme dan Romantisisme Eropa pada akhir abad ke-18 dan awal abad ke-19. Banyak karya-karya Goethe yang berpengaruh dan menjadi sumber inspirasi utama dalam dunia musik, drama, dan puisi di sepanjang Eropa.

Penulis yang lahir lahir di Frankfurt (Main), 28 Agustus 1749 ini, ditaksir ber-IQ 210. Dan dia juga merupakan inspirasi utama bagi seorang Charles Darwin, dengan penemuan terpisahnya terhadap tulang rahang pramaksilia manusia dan fokusnya kepada evolusi. Salah satu karya terbesar dan paling populer dari seorang Goethe adalah karangannya yang berjudul Faust dan Zur Farbenlehre (“Tentang Teori Warna”).

Kata Bijak:

6. Leonardo Da Vinci (IQ 220)

Leonardo Da Vinci
Leonardo Da Vinci

Mungkin kamu sudah banyak mendengar tentang seorang Leonardo Da Vinci ini? Vinci lahir di Italia, 15 April 1452 dan meninggal di Clos Lucé, Perancis,  tanggal 2 Mei 1519 diumurnya yang ke 67 tahun. Dia adalah seorang arsitek, musisi, penulis, pematung, dan pelukis Renaisans, yang digambarkan sebagai arketipe “manusia renaisans” dan sebagai genius universal.

Vinci memiliki IQ 220, yang membuat pikirannya lebih maju dibandingkan jamannya sendiri. Hal itu terbukti banyaknya desain ciptaannya yang menggambarkan tentang teknologi modern, seerti ide-ide tetnang tank dan mobil yang ia tuangkan lewat gambar-gambar dwiwarna.

Selain itu, karyanya yang lain, yang membuktikan tentang kejeniusannya adalah Perjamuan Terakhir (The Last Supper) yang dibuatnya sekitar tahun 1495 – 1498 dan juga lukisan penuh misteri, Mona Lisa yang dikerjakan pada tahun 1503 hingga 1506.

Kata Bijak:

7. William James Sidis (IQ +250)

William James Sidis
William James Sidis

Asing dengan namanya? Tak heran jika kamu asing, pasalnya salah satu manusia paling jenius yang pernah ada di bumi satu ini tidak banyak digembar-gemborkan di media, tidak seperti Vinci, Newton, Einstein ataupun manusia jenius lainnya. Mungkin karena James belum sempat, membagikan ilmunya atau mencetuskan karya-karya yang memukau banyak orang, sebelum meninggal tahun 1944 di Boston akibat pendarahan pada otaknya diusia 46 tahun.

Sejak kecil kejeniusannya sudah terlihat, tepatnya diusianya yang ke 8 bulan, ia sudah cakap dalam memegang dan menggunakan sendok sendiri. Lalu diusia 1 tahun lebih, sudah menjadikan New York Times sebagai bacaannya sehari. Usia 8 tahun sudah bisa sangguo menguasai 8 bahasa, yaitu Latin, Yunani, Prancis, Jerman, Yahudi, Turki dan Armenian. Bahkan pada umur 11 tahun, James sudah diterima sebagai mahasiswa di Universitas Havard, dan mencekoki para professor matematika dengan ceramah tentang Jasad Empat Dimensi di depan mereka.

Benar-benar orang yang sangat jenius bukan? IQ-nya ditaksir antar 250-300. James juga terkenal sanggup menguasai 1 bahasa baru dalam 1 hari saja, hingga ditotalkan sekitar 200 bahasa yang sanggup ia kuasai dengan mahir. Konon kabranya, James menjadi obyek eksperimen oleh sang ayah (Boris Sidis seorang Psikolog), yang mencoba menerapkan sistem pendidikan model baru. Namun, mental James yang masih belia tidaklah kuat, sehingga James berusaha keras untuk lepas dari bayang-bayang pengaruh sang ayah dan memilih kabur dari kepopulerannya.

Kata Bijak:


Nah, itulah 7 orang ber-IQ tinggi di Dunia. Rata-rata IQ manusia normal berada dikisaran angka 90 sampai 109. Ada yang beranggapan kalau IQ adalah suatu kemampuan sejak lahir, mutlak dan tidak bisa berubah. Namun hal itu disanggah dengan beberapa penilitian modern yang menunjukkan bahwa, IQ seseorang bisa meningkat dari proses belajar. So, jangan ragu-ragu untuk terus belajar, biar bisa jadi kaya mereka.

 

About Arif Febri 81 Articles
Saya seperti yang Anda bayangkan

Be the first to comment

Cuap-cuap di sini gan!!!