7 Sekte Sesat yang Menghebohkan Dunia, Mulai Dari Seks Bebas Hingga Bunuh Diri Massal

Sekte Paling Sesat yang Dengan Ritual Seks dan Juga Bunuh Diri

Nasionalis.ID – Pernah nggak kalian dengar sekte? Tahu apa itu? Mungkin saja sudah banyak yang mendengar kata “sekte” tersebut, yah beberapa tahun lalu banyak kejadian-kejadian menghebohkan yang berkaitan dengan sekte. Nah, dari kejadian-kejadian yang sudah lalu tersebut, kita bisa menyimpulkan kalau Sekte adalah sebuah organisasi atau kelompok keagamaan yang memberikan ajaran dan aturan yang menyimpang atau sesat, seperti pemujaan kepada setan, bunuh diri masal, atau ritual-ritual aneh lainnya. Anggota maupun pengikut sekte menganggap aliran mereka adalah sebuah agama/kepercayaan baru.

Sekte Penganut Seks Bebas

Sebenarnya ajaran atau paham tentang seks bebas ini sudah ada sejak jaman dahulu, sejak jaman jahilliyah dan hal itu terasa wajar. Mungkin karena pada masa itu mereka belum tahu benar tentang ajaran Agama, dominasi yang terbesar adalah ajaran agama dari pendahulu/nenek moyangnya. Jadi tindakan seperti menyembah berhala, makan daging babi, dan juga seks bebas, tidak akan membuat kita tercengang. Namun jika kita beralih ke jaman ini, tentu tindakan sesat seperti itu sangatlah menghebohkan, mengingat ajaran di semua Agama melarang umatnya untuk melakukan seks bebas.

Golden Dawn

Sekte Golden Dawn
Sekte Golden Dawn

Golden Dawn adalah sebuah sekte sesat yang memiliki pengaruh besar di Inggris Raya, yang didirikan oleh William Robert Woodman, William Wynn Westcott, dan Samuel Liddell MacGregor Mathers. Mereka bertiga adalah penganut Freemasons, yang mengembangkan ajaran untuk menjadi lelaki hebat, kuat, cerdas, serta memiliki daya pikat seksualitas. Awalnya sekte yang mucul sekitar tahun 1888-an ini dikenal sebagai organisasi yang mengembangkan ajaran mistik (okultisme) dan juga melakukan aktivitas paranormal, seperti sihir atau hal-hal supranatural lainnya. Sekte ini memiliki ritual seks bagi para anggota baru baik pria maupun wanita, untuk menularkan ilmu mistik ataupun sihir yang mereka punya. Hal itu pula yang mereka lakukan untuk merekrut semua anggota-anggotanya, dan setiap 1 bulan sekali mereka membuat acara pertemuan akbar yang diakhiri dengan pesta seks ramai-ramai oleh seluruh anggotanya. Meskipun sudah resmi dibubarkan pada tahun 1970, ajaran-ajaran tentang ilmu sihir yang mereka berikan masih banyak dipraktekan.

Ordo Templi Orientis

Sekte Sesat Ordo Templi Orientis
Sekte Sesat Ordo Templi Orientis

Ordo Templi Orientis (OTO) merupakan sebuah sekte sesat yang dibentuk sekitar abad 19-an di Jerman. Berisikan kelompok gnostik (ajaran keagaaan yang dipengaruhi filosofi Yunani, Yudaisme, dan Kekristenan), yang melakukan hal-hal yang berhubungan dengan okultis dan mistisme. Salah satu ajarannya adalah mengenai kekuatan magis atau sihir, dengan menerapkan ritual memuja setan serta seks bebas (freemason). Ketika sang pemimpin Karl Kellner meninggal di tahun 1905, jabatannya digantikan oleh Theodore Reuss. Yang 2 tahun kemudian setelah bertemu Aleister Crowley tepatnya tahun 1912, Reuss mengangkat Crowley sebagai pemimpin OTO di Inggris dan Irlandia. Crowley merancang misa gnostik yang dijadikan sebagai ritual terpenting di dalam ibadah yang dilakukan sekste sesat ini, baik secara terbuka maupun rahasia. Dan setiap akhir pekan, Sekte Ordo Templi Orientis ini selalu melakukan ritual pemerkosaan anak dibawah umur. Begitulah yang diungkapkan oleh Annabelle Forest, salah satu korban yang sejak usia 7 tahun sudah melayani sekitar 1.800 lelaki.

Children of God (Family of Love)

Children of God
Children of God

David Berg seorang akademis yang mendirikan Children of God di tahun 1968, sebuah gerakan agama baru yang kini berubah nama menjadi Family of Love. Sekte ini memulai pencarian anggota-anggota baru di Huntington Beach, California, Amerika Serikat, yang kebanyakan penganut gerakan hippie atau penganut hidup tanpa aturan. Selang beberapa waktu, mereka bereksperimen dengan metode penginjilan untuk menarik anggota-anggota baru, metode ini disebut Flirty Fishing. Dimana para anggotanya melakukan ritual seks bebas untuk memperlihatkan kasih Tuhan, mendapat anggota baru dan juga memperoleh banyak dukungan. Sekte sesat yang menganggap David Berg sebagai nabi ini, tercatat sudah memiliki sekitar 10 ribu anggota di seluruh dunia. Dan kabarnya ajaran dari sekte Children of God ini pernah diterapkan di Indonesia tepatnya di Jakarta dan Bandung. Dikabarkan kalau mereka masih aktif hingga sekarang dan terus berpindah-pindah tempat.

Defenders of Christ

Pemimpin Sekte Defenders of Christ
Pemimpin Sekte Defenders of Christ

Yang berikutnya ada sekte sesat yang bernama Defenders of Christ, berasal dari Mexico dekat perbatasan Amerika Serikat. Ignacio Gonzalez de Arriba, pemimpin dari sekte ini mengaku sebagai reinkarnasi Yesus. Karena mengaku dirinya Tuhan, ia memiliki ajaran serta aturan sendiri, yaitu mengajarkan seks bebas secara massal (orgy) dan juga perbudakan seks. Mereka banyak merekrut wanita untuk dijadikan anggota, yang tugas utamanya adalah melayani hasrat seksual dari sang pemimpin. Selain itu, para pengikutnya juga mendapat tugas untuk melakukan prostitusi, demi menjaring anggota baru yang lebih banyak. Hingga akhirnya sekte sesat ini terbongkar pada Februari 2013 lalu, setelah istri sang pemimpin mengungkap tentang kegiatan mereka, yaitu memaksa perempuan berpartisipasi dalam orgy, meminta mereka mengurangi mandi dan memakan organ hewan mentah-mentah.

Sekte Bunuh Diri Massal

Entah apa yang ada dipikiran para anggota ataupun pengikut dari sekte-sekte ini, bagaimana bisa bunuh diri menjadikan iman seseorang jadi meningkat. Jelas sekali perbuatan yang menyakiti diri sendiri atau orang lain itu salah atau berdosa dalam agama apapun. Tapi masih saja ada orang yang percaya tentang ajaran-ajaran yang diberikan beberapa sekte ini.

Branch Davidians

Tempat Bunuh Diri Sekte Branch Davidians
Tempat Bunuh Diri Sekte Branch Davidians

Branch Davidians merupakan sebuah sekte yang didirikan oleh David Koresh, dimana ia mengakui dirinya sebagai Musa, dan menarik para para anggita untuk mengikuti aturan dan ajrannya. Sebenarnya, aktivitas sekte sesat ini tidak begitu terlihat, sampai ada seorang saksi mata yang mengatakan kalau sekte ini melakuakan seks bebas setiap kali berkumpul, baik pria dengan wanita atau dengan sesama jenis. Selain itu, Koresh juga menekankan ajaran untuk melakukan kegiatan seks dengan anak dibawah umur, dan yang lebih menghebohkan lagi sekte ini juga menjual senjata api ilegal.

Ketika sekte ini berada di tanah pertanian di Negara Bagian Texas, polisi mendapatkan laporan kalau disana mereka melakukan semacam ritual-ritul yang ganjil. Polisi pun langsung melakukan penyelidikan ke sana, namun sayang Koresh beserta para pengikutnya menembaki polisi yang datang. Hingga akhirnya polisi pun menyerbu dan mengepung tempat persembunyian sekte sesat ini, Koresh pun tak kunjung menyerah. Beberapa waktu kemudian terdengar ledakan dari dalam gedung persembunyian Koresh dan para pengikutnya, seketika itu api pun langsung berkobar. Menurut laporan polisi ada sekitar 90 orang tewas terbakar, termasuk David Koresh sang pemimpin sekte.

Heaven’s Gate

Sekte Heaven's Gate
Sekte Heaven’s Gate

Heaven’s Gate merupakan sebuah sekte sesat yang menganut kepercayaan makhluk luar angkasa, dimana para pengikutnya mayakini kalau kehidupan manusia berasal dari makhluk luar angkasa yang diutus oleh kerjaan surga dilangit. Sekte yang didirikan oleh Marshall Applewhite dan Bonnie Nettles tahun 1970-an ini juga meyakini bahwa mereka akan diangkut ke surga oleh piring terbang (UFO) yang melayang mengikuti lintasan komet Haley Bopp. Awalnya organisasi ini bernama Human Individual Metamorphosis (HIM), baru setelah Bonnie meninggal karena Kanker (1985), Applewhite memindahkan pusat organisasinya ke San Diego dan berubah nama menjadi Heaven’s Gate.

Dipengarungi dengan kitab injil perjanjian baru, ditambah keyakinan tentang kisah Komet Haley Bop yang akan melintas didekat bumi dengan membawa UFO pada 23 maret 1997, mereka percaya kalau mereka dapat langsung menuju kerajaan langit lewat perantara UFO dengan cara bunuh diri. Akhirnya pemimpin serta semua pengikutnya sekitar 40 orang melakukan bunuh diri massal pada tanggal dan bulan tersebut. mereka menenggak racun dan membungkus diri mereka dengan kain atau plastik hitam. Dan sekali lagi mereka percaya dengan cara tersebut penderitaan dunia akan hilang dan rohnya pun akan segera menuju ke langit.

People’s Temple

Pemimpin Sekte People's Temple
Pemimpin Sekte People’s Temple

Pada tahun 1955 ada sebuah sekte sesat bernama People’s Temple yang didirikan oleh James Warren Jones atau lebih dikenla Jim Jones. Awalnya sekte ini dibuat untuk meningatkan masyarakat tentang kesetaraan ras, kemandirian ekonomi, serta perlunya menciptakan utopia di muka bumi. Dengan khotbah yang sedemikian rupa sekte ini berhasil menarik banyak minat orang miskin, anak muda dan lainnya untuk ikut bergabung dengan sekte People’s Temple. Tercatat sudah lebih dari 900 orang telah tergabung dalam sekte yang bermarkas di San Fransisco ini. Dan saat Jones memindahkan seluruh anggota ke Jonestown di Guyana, mulai banyak dari keluarga anggota yang resah dan lalu melaporkannya ke polisi. Banyaknya keluhan yang datang, memaksa senator Leo Ryan untuk menyelidiki perkampungan sekte itu pada 18 November 1975.

Ryan mendapati banyak anggota sekte yang pulang ke AS, namun ketika Ryan bersama rombangan ingin kembali, mereka ditembaki oleh anak buah pendeta Jones. Selang beberapa jam Jones menuturkan tentang keyakinan yang disebut Translation, dimana dia serta para pengikutnya akan mati bersama dan berpindah ke planet lain untuk hidup dengan damai dan penuh kenikmatan. “Kita bunuh diri sebagai cara revolusioner untuk memprotes betapa tidak adilnya dunia,” kata Jones dalam pidato yang direkam menjelang bunuh diri massal. Dan setelah itu polisi melporkan bahwa lebih dari 900 orang pengikut sekte ini tewas dengan menggak sianida yang dicampur dengan jus anggur. Ada indikasi kalau tidak semua anggota sekte rela bunuh diri, sehingga mereka dipaksa mati oleh pengikut Pendeta Jones yang berhaluan garis keras, dengan cara disuntik racun dan juga dicekik. Dari sekian banyak korban tewas, 30%-nya merupakan bayi serta anak-anak.


Nah, itulah beberapa sekte yang mengajarkan aliran sesat. Menurut kamu gimana guys? Apa yang sebenarnya ada didalam pikiran pendiri serta pengikut sekte sesat tersebut? Tapi,, dari semua itu kita bisa memahami bahwa pendalaman ilmu agama itu harus dari sumber serta cara yang benar dan juga perlu guru yang tepat. Maka ilmu yang kita dapat pun akan menuntun kita ke jalan yang benar. Misalnya saja kita sedang sakit gigi, ada 2 dokter yang menangani kita yaitu dokter umum dan dokter spesialis gigi. Tentu saja kita lebih memilih ditangani oleh dokter spesialis gigi dong, ya nggak? karena kita sudah tahu, apa yang dapat diperbuat oleh kedua dokter tersebut. Ah, udahlah pren, malah jadi nggak jelas gini ngomongnya 😀 . Semoga artikelnya bermanfaat, dan terima kasih sudah membaca.

 

About Arif Febri 81 Articles
Saya seperti yang Anda bayangkan

Be the first to comment

Cuap-cuap di sini gan!!!