5 Teori Tentang Segitiga Bermuda, Kawasan Misterius Yang Menghilangkan Banyak Kapal dan Pesawat

Banyak Kapal dan Pesawat Hilang Secara Misterius di Kawasan Segitiga Bermuda
Banyak Kapal dan Pesawat Hilang Secara Misterius di Kawasan Segitiga Bermuda

Nasionalis.IDSegitiga Bermuda (Bermuda Triangle), hampir semua orang pasti tahu cerita dan misteri yang melekat dengan nama itu, sebuah tempat misterius yang terletak di Samudra Atlantik didalam garis antara Miami, Puerto Rico dan Bermuda. Segitiga Bermuda selalu dikaitkan dengan hal-hal yang mengerikan seperti hilangnya pesawat terbang sampai tenggelamnya kapal laut secara misterius ketika melintasi kawasan tersebut. Kengerian Segitiga Bermuda mulai ramai diperbincangkan ketika kapal induk USS Cyclops serta 309 awaknya menghilang (1918), lalu 5 pesawat dari Kesatuan Penerbangan 19 (1945) yang ditumpangi pilot-pilot terlatih menghilang begitu saja disaat cuaca cerah, sebelum menghilang mereka sempat melaporkan ke pangkalan jika melihat sesuatu yang aneh dan tak masuk akal di kawasan Segitiga Bermuda. Bahkan tim SAR atau regu penyelamat yang dikirimkan oleh pangkalan untuk mencari mereka pun malah ikut menghilang tanpa jejak. Hingga saat ini peristiwa-peristiwa besar yang menyelimuti kawasan tersebut massih terus dilaporkan secara intens.

Teori Tentang Segitiga Bermuda

Blue Hole

Teori Adanya Blue Hole di Segitiga Bermuda
Teori Adanya Blue Hole di Segitiga Bermuda

Teori yang menjelaskan tentang misteri Segitiga Bermuda adalah teori tentang adanya Blue Hole (lubang biru). Menurut teori yang beredar menjelaskan adanya Blue Hole, sebuah lubang besar didasar laut yang memiliki arus sangat kuat dan bisa membuat pusaran yang mampu menghisap kapal untuk masuk kedalamnya. Bahkan saking kuatnya daya hisap pusaran tersebut, dikatakan mampu menghisap pesawat yang terbang ratusan kilometer diatasnya. Teori juga mengatakan kalau kapal-kapal yang terhisap tersebut akan kembali kepermukaan selang beberapa lama, sebelum kemudian karam diperaian dangkal karena kerusakan yang ditimbulkan pusaran tersebut. Namun ada pula kapal laut yang kembali dengan keadaan utuh, tapi tanpa awak kapal yang tersisa alias semua awaknya lenyap entah kemana. Seperti kasus kapal Mary Silhouet yang ditumpangi oleh seorang pendeta, istri dan anaknya serta beberapa awak kapal lainnya, ditemukan dalam keadaan kosong pada Desember 1972 ketika melakukan perjalanan New York-Jenewa. Ketika itu lokasi terakhir yang mereka laporkan berada di 2 km sebelah barat Pulau Azore, namun ketika ditemukan kembali posisi kapal berada di dekat Portugal bukan dikawasan Segitiga Bermuda.

Gulf Stream

Teori Gulf Stream di Segitiga Bermuda
Teori Gulf Stream di Segitiga Bermuda

Sebuah penilitian yang dilakukan di kawasan Segitiga Bemuda menemukan adanya parit bawah laut yang membentang dari Puerto Rico hingga Miami, parit tersebut memiliki kedalaman sekitar 10 km. Selain itu para peneliti juga menyebutkan arus bawah laut di area tersebut memiliki kecepatan 3-4 mil/jam, dan dengan kedalaman 10 km dapat menyeret sebuah kapal sejauh 30-40 mil dari posisi kontak atau laporan terakhir sebelum ahirnya benar-benar tenggelam. Arus bawah laut yang berawal dari teluk Mexico kemudian beputar di perairan Karibia tersebut dinamakan Gulf Stream. Tak hanya itu, putaran arus Gulf Stream juga disebut-sebut sebagai pertemuan arus dingin dari laut Amerika Selatan dengan arus dingin dari laut Afrika, yang menyebabkan kawasan tersebut memiliki cuaca yang ekstrim dan sering terjadi badai yang tak terduga. Hal itulah yang mendalangi tenggelamnya kapal dan hilangnya pesawat di kawasan Segitiga Bermuda.

Gaya Gravitasi

Teori Tentang Adanya Gaya Gravitasi Terbalik
Teori Tentang Adanya Gaya Gravitasi Terbalik

Teori tentang gravitasi di kawasan Segitiga Bermuda juga banyak dikemukakan oleh para peniliti. Teori-teori tersebut mengindikasikan adanya gaya gravitasi yang sangat kuat disekitar perairan Karibia. Dikatakan gaya gravitasi yang sangat kuat tersebut sering mengganggu arah kompas dan alat navigasinya lainnya, serta membuat tarikan yang kuat terhadap kapal atau pesawat sehingga membuatnya jatuh dan tenggelam saat melintasi kawasan tersebut. Selain itu, ada teori lain yang menggambarkan adanya gaya gravitasi yang kuat menyebabkan tarikan antara utara geografis dan utara magnetik, yang menghasilkan badai elektromagnetik dari bawah permukaan bumi naik ke atmosfer. Efek magnetik itulah yang menyebabkan kompas berputar tak menentu dan menghentikan fungsi alat navigasi sehingga banyak kapal ataupun pesawat berakhir di kawasan ini.

Human Error

Kesalahan Manusia
Kesalahan Manusia

Teori yang mengatakan tentang kesalahan dan kelalaian manusia diyakini sebagai alasan paling logis terkait masalah hilangnnya kapal ataupun pesawat di kawasan Segitiga Bermuda. Banyak orang yang mengatakan bahwa tragedi yang terjadi di kawasan Segitiga Bermuda itu karena kesalahan manusianya sendiri seperti melebihi batas muatan, tidak memperhatikan kondisi cuaca sebelum melintasi kawasan tersebut. Terlebih lagi kawasan Segitiga Bermuda adalah kawasan yang ramai lalu lintas dibanding kawasan lainnya, dan juga disekitar kawasan tersebut banyak terdapat serangkaian pulau-palua yang memiliki bentuk hampir sama, sehingga menyulitkan untuk mencari lalu lintas pelayaran yang umum disana, apalagi ditambah dengan cuaca buruk. Yah, walaupun teori ini paling logis untuk menggambarkan tragedi di Segitiga Bermuda tapi teori ini tidak bisa menjelaskan pesawat yang hilang secara misterius disana.

Gas Metana

Teori Tentang Adanya Gas metana
Teori Tentang Adanya Gas metana

Teori tentang gas methan ini muncul dari Badan Penyelidikan Geologi Amerika Serikat (1981), yang menyebutkan bahwa kawasan perairan di Segitiga Bermuda mengandung gas methan. Sebenarnya tak hanya Badan Penyelidikan Geologi Amerika Serikat, banyak teori yang mengatakan bahwa gas methan adalah hal yang bertanggung jawab atas karamnya kapal dan hilangnya pesawat. Dalam teori-teori tersebut mengungkapkan kalau gas methan yang biasanya membeku dalam lapisan bebatuan dibawah tanah dasar laut, dapat keluar dan berubah menjadi balon gas yang kian membesar ketika ia bergerak keatas. Balon-balon yang berisi gas methan tersebut terus membesar hingga keluar permukaan laut, setiap kapal yang terperangkap dalam balon gas tersebut akan langsung goyah, kehilangan daya apung dan akhirnya jatuh kedasar lautan. Bahkan jika balon gas putih tersebut cukup besar dan tingkat kepadatannya juga cukup, sebuah pesawat terbang pun bisa dijatuhkan karena kerusakan mesin akibat diselimuti dengan gas methan dan akan kehilangan daya angkatnya. Mungkin hal inilah yang sering dilihat para awak kapal sebagai cahaya putih sebelum mereka tenggelam.

Fakta Tentang Segitiga Bermuda

Kuburan Kapal

Menjadi Destinasi Penyelaman
Menjadi Destinasi Penyelaman

Segitiga Bermuda menjadi kuburan terbesar bagi kapal laut, lebih dari 300 bangkai kapal tergeletak di dasar lautnya. Salah satu yang terkenal adalah kapal Cristobal Colon (1936), bangkai kapal tersbesar yang kandas setelah menabrak terumbu karang. Lalu ada kapal perang milik Perancis yang bernama L’Herminie (1863), sebuah kapal besar dengan 3 tiang layar tersebut karam saat perjalanan pulang ke negaranya. Ada pula kapal laut sepanjang 68 meter dengan kincir air yang disewa untuk keperluan Perang Saudara Amerika yaitu Mary Celestia. Kapal tersebut digunakan untuk menyelundupkan makanan, senjata, amunisi, dan perlengkapan perang lainnya, yang kemudian tenggelam saat menabrak karang di dekat pantai selatan. Sampai saat ini bangkai kapal-kapal tersebut masih utuh dan menjadi destinasi wisata yang menarik bagi para penyelam.

Christopher Columbus

Sejarah Pelayaran Columbus Melewati Segitiga Bermuda
Sejarah Pelayaran Columbus Melewati Segitiga Bermuda

Menurut sejarah misteri Segitiga Bermuda ini sudah ditemukan dan dirasakan oleh seorang penjelajah lautan yaitu Christopher Columbus. Pada tahun 1492, Columbus bersama krunya melakukan perjalanan menuju Amerika dengan melewati kawasan Segitiga Bermuda. Dalam catatan sejarahnya salah satu krunya mengatakan kalau dia melihat cahaya aneh seperti bola-bola api di cakrawala, dan ketika itu pula kompas serta peralatan navigasinya tidak bisa berfungsi normal saat berada diarea tersebut. Banyak yang beranggapan kalau Columbus beserta timnya termasuk beruntung karena bisa selamat dari hal tersebut.

Keadaan Normal

Kondisi Sekitar Kawasan Segitiga Bermuda Tergolong NormalKondisi Sekitar Kawasan Segitiga Bermuda Tergolong Normal
Kondisi Sekitar Kawasan Segitiga Bermuda Tergolong Normal

Walaupun dikenal dengan kawasan mengerikan, namun sampai saat ini masih banyak kapal laut dan juga pesawat besar yang melintasi kawasan tersebut dengan selamat. Kehidupan disekitar kawasan pun terkesan normal-normal saja, ada seorang warga pulau Bermuda bernama William Gillies yang menulis buku tentang keadaan bawah laut di Segitiga Bermuda dengan judul Reefs, Wrecks & Relics — Bermuda Underwater Heritage. Buku tersebut menceritakan pengalaman Gillies menyelami dan menemukan keindahaan bawah laut yang diwariskan oleh kawasan Segitiga Bermuda.

Mitos Tentang Segitiga Bermuda

Kota Atlantis

Menjadi Lokasi Kota Atlantis Yang Hilang
Menjadi Lokasi Kota Atlantis Yang Hilang

Menjadi sejarah kota yang tenggelam, Atlantis kini dikaitkan dengan berbagai peristwa yang terjadi di kawasan Segitiga Bermuda. Hal itu sebelumnya memang telah diramalkan oleh Edgar Cayce, dia berkata kalau di tahun 1968 nanti, arkeolog akan menemukan pintu masuk kota Atlantis yang tenggelam didekat Bimini, Segitiga Bermuda. Ada yang mengungkapkan bahwa di sebuah pulau di Bahama terdapat batu yang membentuk seperti dinding, hal itu diindikasikan sebagai pintu gerbang kota Atlantis. Dan menurut legenda, kota Atlantis mempunyai pembangkit energi dari kristal yang terkubur didasar laut, dan diyakini sampai saat ini masih terus berfungsi serta terus mengirimkan gelombang energi. Hal itulah yang menyebabkan kompas dan alat navigasi kapal dan pesawat menjadi tifak berfungsi, hingga kemudian menjatuhkannya.

Lorong Waktu

Indikasi Tentang Adanya Lorong Waktu di Segitiga Bermuda
Indikasi Tentang Adanya Lorong Waktu di Segitiga Bermuda

Hal ini menjadi sesuatu yang sulit diyakini, karena kurangnya bukti tentang adanya hal tersebut. Namun, ada yang beranganggapan bahwa ada area-area aneh dikawasan Segitiga Bermuda, yang dapat mengantarkan kapal dan pesawat yang hilang menuju ke dimensi berbeda. Dengan kata lain hipotesis ini meyakini kalau awak kapal atau pun pesawat yang hilang tersebut tidak mati, melainkan melakukan perjalanan waktu ke masa lalu atau bahkan masa depan. Anggapan ini muncul karena ada beberapa orang yang mengaku melihat awan berbentuk seperti sebuah terowongan besar di kawasan Segitiga Bermuda.

Gerbang Alien

Adanya Teori Tentang Campur Tangan Alien
Adanya Teori Tentang Campur Tangan Alien

Tingginya gelombang elektromagnetik dikawasan Segitiga Bermuda, membuat banyak orang beranggapan adanya gerbang/pintu masuk bagi para alien dari planet lain dikawasan tersebut. Walaupun hal ini sangat kecil kemungkinan bahkan tidak mungkin, tapi anggapan tentang adanya campur tangan alien terhadap hilangnya pesawat dan kapal di Segitiga Bermuda sangatlah populer. Misteri hilangnya pesawat Pengebom dari Satuan Penerbangan 19 dan tim penyelamat disangkut pautkan dengan penculikan oleh alien, karena sampai saat ini awak ataupun puing-puing pesawat tersebut tidak pernah ditemukan. Dan UFO/kapal alien yang digunakan untuk mengangkut ataupun menculik mereka, diindikasikan sebagai cahaya putih yang kerap dilihat kru kapal dan pesawat sesaat sebelum merreka menghilang.

Yah, walaupun banyak bermunculan teori-teori untuk menjelaskan misteri yang menyelimuti Segitiga Bermuda, namun tak sedikit pula yang beranggapan kalau kawasan tersebut masih menyimpan segudang misteri yang tak terpecahkan. Semoga saja dengan adanya hal-hal misterius tersebut, kita lebih didekatkan dan lebih percaya terhadap kekuasaan serta kekuatan Tuhan Yang Maha Esa. Nah, kalau menurut kamu sendiri, teori mana yang lebih masuk akal? Atau kamu memiliki teori sendiri tentang kawasan Segitiga Bermuda? bolehlah utarakan pendapat kamu di kolom komentar. Matur Suwun 🙂

About Arif Febri 81 Articles
Saya seperti yang Anda bayangkan

Be the first to comment

Cuap-cuap di sini gan!!!