7 Wanita Hebat di Indonesia Yang Bisa Menginspirasi Kamu

Wanita-wanita Hebat Yang Bisa Kita Jadikan Inspirasi
Wanita-wanita Hebat Yang Bisa Kita Jadikan Inspirasi

Nasionalis.ID – Hallo guys. Kalian tentu sudah tau kan hari ini kita sedang memperingati apa? Yup, hari ini kita sedang memperingati jasa pahlawan Raden Ajeng Kartini, sosok yang menjunjung tinggi derajat wanita, sosok yang memperjuangkan hak-hak wanita dan hari ini tepat pada tanggal 21 April, Indonesia menandainya sebagai Hari Kartini. Saya tidak perlu membahas siapa itu R.A. Kartini, karena pasti banyak yang sudah, malahan mungkin kalian lebih tau siapa dia dibandingkan saya. Saat ini dampak dari perjuangan R.A. Kartini sangatlah terasa, ya nggak? Mulai dari pendidikian, pria dan wanita memliki hak yang sama dalam menuntut ilmu, bahkan saat ini tak jarang pekerjaan yang umumnya dilakukan pria, dilakoni pula oleh para wanita. Nah, di sini saya akan membahas tentang wanita-wanita hebat yang ada di Indonesia, dan mungkin saja mereka terinspirasi oleh sosok hebat Ibu Kartini. Penasaran siapa aja mereka? Langsung simak artikelnya dibawah ini

Siti Fadilah Supari

Siti Fadilah Supari
Siti Fadilah Supari

Dr. dr. Siti Fadilah Supari, Sp.JP(K) adalah seorang dosen sekaligus ahli jantung, wanita hebat ini lahir pada tanggal 6 November 1949 di Surakarta, Jawa Tengah. Dia adalah wanita yang menyandang gelar master (S-2) untuk penyakit jantung dan pembuluh darah dari Universitas Indonesia pada 1987 dan juga menerima gelar doktor (S-3) dari Universitas Indonesia di tahun 1996. Sekarang ini ia menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden sejak tahun 2010 lalu, namun sebelum itu ia juga menjabat sebagai Menteri Kesehatan Indonesia ke-17 dari tahun 2004 hingga tahun 2009. Dia menyuarakan keengganannya untuk tunduk pada hegemoni negara maju dalam kasus virus flu burung (H5N1), ia juga menjamin bahwa Indonesia dapat memproduksi vaksin flu burung sendiri pada Mei 2008. Selain itu, sudah banyak sekali penghargaan-penghargaan yang ia peroleh, seperti The Best Investigator Award dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (1987), Best Young Investigator Award dalam Kongres Kardiologi di Manila, Filipina (1988), The Best Investigator Award pada Konferensi Ilmiah tentang Omega 3 di Texas, Amerika Serikat (1994), Anthony Mason Award dari Universitas South Wales (1997) dan beberapa penghargaan lain dari US dan Australia. Dia juga pernah menulis buku yang berjudul Saatnya Dunia Berubah! Tangan Tuhan di Balik Virus Flu Burung, dimana pada saat itu dia merasa adanya konspirasi Amerika Serikat dan organisasi WHO dalam mengembangkan senjata biologis dengan menggunakan virus flu burung.

Sri Mulyani Indrawati

Sri Mulyani Indrawati
Sri Mulyani Indrawati

Ada yang sudah kenal siapa dia? Wanita yang lebih akrab dikenal dengan nama Sri Mulyani ini dilahirkan pada tanggal 26 Agustus 1962 di Bandar Lampung, Lampung. Dengan menyandang gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia, dia dipilih sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia pada tanggal 1 Juni 2010 lalu, menunjukkan kejeniusannya sebagai wanita dan orang Indonesia pertama yang bisa menduduki jabatan berkelas tersebut. Sebelum menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia, kiprah wanita yang juga akrab disapa Mbk Ani ini sudah malang melintang di dunia perpolitikan Indonesia. Terbukti dengan dipilihnya dia sebagai Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional Indonesia ke-8 (2004-2005), setelah itu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia (2008-2009) dan menteri Menteri Keuangan Indonesia ke-26 (2005-2010) sebelum akhirnya menjadi Direktur Pelaksana Bank Dunia. Tak hanya itu pada tahun 2006, Sri Mulyani dinyatakan sebagai menteri keuangan terbaik se Asia, yang disampaikan oleh Emerging Markets dan pada tahun 2008 dinobatkan sebagai wanita paling berpengaruh ke 23 di dunia oleh majalah Forbes. Keren kan dia?

Susi Pudjiastuti

Susi Pudjiastuti
Susi Pudjiastuti

Entah apa yang melintas di benak kalian saat mendengar nama Susi Pudjiastuti, tapi yang jelas menurut saya dia adalah sosok wanita Indonesia yang hebat. Bagaimana tidak? Dia adalah wanita sukses yang hanya memegang ijazah SMP, ketika kelas 2 SMAN Yogyakarta ia memutuskan untuk berhenti sekolah dan memilih fokus pada bidang bisnis. Sesuai dengan profesi kebanyakan warga di Pangandaran, Ibu Susi memulai karir di bidang perikanan menjadi seorang pengepul ikan. Hingga akhirnya pdi tahun 1996 dia berhasil mendirikan pabrik pengelolaan ikan yaitu PT ASI Pudjiastuti Marine Product, dengan product unggulan bermerek “Susi Brand” yang berupa Lobster. Tak hanya disitu saja, wanita yang lahir di Pangandaran tanggal 15 Januari 1965 ini juga mendirikan sebuah maskapai penerbangan Susi Air atau PT ASI Pudjiastuti Aviation. PT tersebut mengoperasikan 50 pesawat dengan berbagai tipe, antara lain 32 Cessna Grand Caravan, 9 Pilatus PC-6 Porter dan 3 Piaggio P180 Avanti, serta mempekerjakan 185 pilot, yang 175 di antaranya merupakan pilot asing. Namanya mulai ramai diperbincangkan ketika ia diangkat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan 2014-2019 oleh presiden Joko Widodo.

Catherine Hindra Sutjahyo

Catherine Hindra Sutjahyo
Catherine Hindra Sutjahyo

Bagi kalian yang suka berbelanja online tentu tidak akan asing lagi dengan situs Zalora Indonesia. Situs online shop yang menyediakan kebutuhan fashion dari berbagai merek lokal atau internasional ini, menjadi situs belanja online yang terbesar dan terpopuler di Indonesia. Kepopuleran dari startup tersebut tak bisa lepas dari nama Catherine Hindra Sutjahyo, yang menjabat sebagai Direktur Pengelola Zalora Indonesia. Sebelum memutar otak dalam pengembangan bisnis online shop ini, Catherine berkerja untuk McKinsey sebuah perusahaan konsultan kelas dunia pada tahun 2010, dia memberikan saran untuk perusahaan-perusahaan besar yang menjadi klien McKinsey. Hingga akhirnya di tahn 2012 ia mulai memfokuskan dirinya pada toko online shopnya, agar disambut cepat oleh pasar fashion tanah air serta bagaimana agar produk yang dijual cocok dan menarik bagi pembeli di Indonesia. Terbukti kerja keras wanita Surabaya, 14 Januari 1983 ini bersema dengan rekannya Hadi Wenas, berhasil memikat hati masyarakat Indonesia dan berbuah kepopuleran untuk startupnya. Tentu Catherine tidak bisa disebut sebagai wanita biasa pasalnya dengan pemikiran dan tekatnya yang kuat, ia mampu mengembangkan Zalora Indonesia dengan cepat dalam kurun waktu 6 bulan saja.

Aulia Halimatussadiah

Aulia Halimatussadiah Alias Ollie
Aulia Halimatussadiah Alias Ollie

Wanita muslimah yang kerap disapa Ollie ini memiliki hobi menulis dan juga membaca buku. Ketika duduk di bangku SMA ia sering menulis cerita-cerita, tapi karyanya tersebut hanya sebatas untuk dinkmati sendiri. Tapi lihatlah dia sekarang ini, dia menjadi wanita yang inspiratif dengan mendirikan sebuah startup self publishing (penerbit mandiri) yaitu NulisBuku.com, sejak didirikan 8 Oktober 2010 lalu NulisBuku.com sudah menerbitkan kurang lebih sekitar 700 buku dari penulis lokal. Sebelum sukses dengan startup NulisBuku.com, wanita asal kota Yogyakarta ini pernah bekerja di sebuah perusahaan penyedia layanan IT. Disana dia bertemu dengan seorang temannya yang memiliki minat dan hobi sama yaitu Angelina Anthony, mereka berdua akhirnya mendirikan kutukutubuku.com, sebuah situs yang menjual buku online pada tahun 2006. Ketika bisnis online shopnya berkembang, Ollie pun mulai menaruh kepeduliannya pada para penulis-penulis buku, yang saat itu sangatlah sulit untuk meraih kesepakatan dan kerjasama dengan para penerbit buku. Kemudian Ollie bersama 3 temannya Brilian Yoteenega, Oka Pratama dan Angel, memutuskan untuk membuat startup NulisBuku.com yang membuat karirnya semakin melejit, mendapat banyak keuntungan dan juga penghargaan.

Adri Chroin Ade Oktami

Bripda Adri Chroin Ade Oktami
Bripda Adri Chroin Ade Oktami

Dia adalah seorang Bripda (Brigadir Polisi Dua) dari Satuan Brigade Mobil Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta. Wanita kelahiran Demak, 24 Oktober 1992 ini memiliki paras ayu, namun jangan salah dibalik wajah ayunya dia piawai/mahir menggunakan senjata api seperti AK-47, SS-1, Steyr, revolver dan juga karabin, “Senjata favorit saya adalah Steyr dan revolver karena ringan dan pegangannya kuat,” ujarnya. Dalam sebuah acara untuk memperingati HUT Ke-67 Polisi Wanita di Gedung Trimurti, Prambanan, Sleman, Bripda Adri menunjukan kebolehannya dalam menembak dari jarak 400 meter, aksinya tersebut ia selesaikan dengan sempurna alias tepat sasaran sekali tembak. Selain mengemban tugas sebagai polisi, Bripda Adri juga melanjutkan pendidikannya di Universitas Widya Mataram jurusan Ilmu Hukum. Sebagai seorang Brigadir jika kuliah lagi bisa naik pangkat menjadi komisaris besar dan jika sudah sarjana bisa ikut sekolah calon perwira, tapi juga tergantung prestasi yang bersangkutan, begitulah kira-kira ungkapan dari Komisaris Murlani, Kepala Seksi Operasional Brimob Polda Yogyakarta. Tentu kehadiran Bripda Adri sebagai wanita berhijab yang jago tembak akan memberikan warna serta nuansa baru dalam dunia Kepolisian Indonesia.

Nina Octaviana

Bripda Nina Octaviana
Bripda Nina Octaviana

Seperti halnya Adri Chroin, Nina Octaviana adalah gadis cantik berhijab Bripda (Brigadir Polisi Dua) dari satuan Detasemen Gegana Brimob Polda Nangroe Aceh Darussalam (NAD). Bripda Nina lahir pada tanggal 24 oktober 1993 di Aceh, dan mulai bergabung menjadi Brimob sejak tahun 2014, keren ya pren? Walaupun berada dalam tugas yang berat sebagai polisi, Bripda Nina selalu menunjukan identitasnya sebagai muslimah, bahkan disela padatnya tugas ia mengaku selalu menyempatkan untuk sholat. Sebelum menjadi anggota Detasemen Gegana Brimob, Nina menolak saat ditempatkan sebagai staf BKO (bawah komando) administrasi di Detasemen Gegana Brimob Lingke, Syiah Kuala. “Saya bercita-cita menjadi anggota Korps Brimob karena senang tantangan dalam pasukan,” ujar gadis berhijab tersebut. Keinginan kuat untuk ditempatkan dalam satuan Korps Brimob ia buktikan dengan menunjukan kualitas dan kemampuannya yang mumpuni, hingga akhirnya lolos screening pasukan organik perlawanan terorisme (wanteror). Dan kini ia pun selalu tampil gagah, dengan seragam, rompi, helm dan kaca mata hitam serta menenteng senjata api jenis Steyr AUG. Ketangguhan dari Bripda Nina tidak bisa kita pandang sebelah mata, ia telah membuktikan kalau wanita juga bisa mengimbangi kemampuan anggota Brimob laki-laki.

Nah, itu adalah wanita-wanita hebat dari Indonesia, tentu masih banyak wanita-wanita hebat lain yang ada di Indonesia, seperti Cut Nyak Dien. Pahlawanan wanita yang seharusnya juga mendapat hari spesial, hari peringatan di kalender Indonesia, karena dia berjuang dan bertempur langsung melawan Belanda yang menyatakan perang terhadap Aceh. Terlepas dari nama-nama pahlawan kita semua tentunya memiliki 1 wanita hebat yang ada dalam hidup kita, siapa lagi kalau bukan Ibu yang melahirkan kita. Maka dari itu kita harus senantiasa menghormati wanita, terlebih lagi ibu kita. Ya sudah pren, semoga artikel diatas bisa bermanfaat bagi kita semua, dan jangan lupa untuk meninggalkan jejak dikolom komentar. Matur Suwun 🙂

Baca Juga: 8 Hacker Wanita Tercantik dan Terseksi yang Sempat Menghebohkan Dunia

About Arif Febri 81 Articles
Saya seperti yang Anda bayangkan

Be the first to comment

Cuap-cuap di sini gan!!!